Labels

Jumat, 14 Mei 2010

Bisnis Developer Property Mulai Darimana ya ??

Semangat Pagi :)
Bisnis property memang bukan bisnis yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa kita praktekan. Begitupun menjadi developer. Tulisan ini lahir karena banyak yang masuk konsultasi dan pertanyaan dari teman-teman yang sudah ikut training jadi developer tapi bingung mau mengawali darimana. Alhasil dari beberapa perbincangan saya putuskan untuk menuliskan sedikit pengalaman kami ketika memulai di bisnis developer ini.
Pertama, kunci ketika kita memutuskan untuk terjun di bisnis adalah mindset. Kenapa ? karena hal ini akan berpengaruh terhadap aktifitas dan keputusan-keputusan yang akan kita ambil ke depannya. Tidak sedikit teman-teman kami yang kalau dilihat dari segi faslitas dan kondisi sudah mendukung untuk action jadi developer, tapi mereka ternyata belum berani juga malah dengan kata lain bingung mulai dari mana? Hal ini bisa disebabkan karena polapikirnya mash kiri banget. Jadi terlalu banyak yang dipikirkan dengan segala macam kemungkinan sehingga menyebabkan seseorang tidak melangkah lebih jauh.
Oleh karena itu yang pertama kali harus kita ubah adalah cara berpikir kita. Kita harus mensettng bahwa kita akan berubah menjadi seorang pengusaha/pebisnis dimana cara berpikir kita pun harus mulai berpikir layaknya seorang pebisnis. Bagaimana caranya ?

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merubah mindset kita yaitu dengan membaca buku-buku motivasi pengusaha, bergaul dengan teman-teman yang satu visi untuk menjadi pengusaha, pelajari dan catat pengalaman pengusaha2 yang sudah sukses. dan buat kata-kata yang dapat memotivasi kita untuk menjadi pengusaha. Lengkapi dengan mengikuti seminar-seminar yang akan memberkan pencerahan ttg wirausaha, sehingga hal ini akan menjadikan charge semangat menjadi pengusaha.
Setelah mindset kita berubah, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk menjadi developer, mulai cari data-data tanah. Fokus pada lokasi yang di inginkan. Sedikit tips untuk mencari lokasi adalah coba posisikan anda sebagai konsumen, ingin lokasi dimana, tanahnya seperti apa, sehingga ketika kita melihat sebuah lokasi, tanyakan pada diri sendiri kira-kira kalau saya buat rumah disini mau ga?
Ketiga, setelah tanah sudah ok, cek surat-suratnya SHM or bukan, usahakan cari tanah yang SHM untuk mempermudah pengurusanya. Kemudian hitung panjang & lebarnya, kira-kira bisa dijadikan berapa rumah denga type berapa. Hal ini harus dilengkapi dengan analisis pasar. Maksudnya analisis pesaing yang sudah ada, dengan meminta brosur dan berkeliling melihat-melihat lokas perumahan yang sudah ada. Hal ini untuk menentukan type rumah dan harga rumah yang akan kita jual. Jangan sampai harga rumah yang kita jual terlalu mahal atau terlalu murah.
Selanjutnya, mulai buat siteplan dan tentukan harga jual rumah. Setelah semua ok, buat brosur dan mulailah pasarkan. Sambil berjalan tes pasar, carilah info untuk perizinan dan perbankan.


Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

Sabtu, 08 Mei 2010

Membangun Bisnis Network


Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

Re


Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

Kamis, 06 Mei 2010

Menjadi developer properti bagi sebagian orang memang hal yang sangat wah, dan tidak sedikit yang berpikir untuk terjun ke bisnis ini memerlukan modal yang besar. Tidak salah, tapi tidak betul juga, jadi maksudnya apa ?? ok, kali ini saya ingin sedikit bercerita ttg pengalaman kami belajar untuk menjadi developer.
Ada beberapa pengalaman cukup menarik yang

Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

Rabu, 05 Mei 2010

Selasa, 04 Mei 2010

Lima Kesalahan dalam Meminta

Manusia sangat memerlukan sandaran yang dapat memberkan kekuatan kepada dirinya pada saat dia lemah, ketika segala kekuatan di luar dirinya tidak mampu lagi menopang dan menunjang dirinya, di waktu semua jalan keluar serasa tertutup baginya.
Pada saat seperti itu tiada jalan lain bagi manusia untuk dapat menentramkan diri, menenangkan hati, dan menjernihkan pikirannya, selain hanya mengadukan nasb dan keadaan kepada-Nya, yang Mahamutlak mengatur dan menentukan jalan hidupnya. Dan jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya yaitu dengan meminta, memohon, dan berdoa. Meminta dan berdoa itu berfungsi sebagai sarana pengaduan manusia yang tengah tercekam oleh kemelut, kesusahan, dan penderitaan. Meminta tidak semata-mata dmaksudkan untuk memohon pertolongan kepada Allah agar Dia melepaskan kita dari kesulitan dan penderitaan. Tetapi meminta juga sebagai sarana memohon kepada Allah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan diri kita, sehingga dapat melakukan segala tugas yang kita emban dengan baik dan berhasil.

Untuk mencapai maksud ini, kita tidak dapat bersandar pada diri sendiri atau pertolongan sesama manusia, sebab rintangan yang kita hadapi ternyata jauh lebih besar dari kekuatan yang kita miliki dan kekuatan manusia secara keseluruhan. Sayangnya permintaan dan doa kita kepada Allah serngkali tidak berfungsi sebagaimana mestinya, padahal kita merasa telah melakukannya di banyak waktu dan kesempatan. Mungkin penyebabnya, krena kita telah melakukan banyak kesalahan di saat meminta. Dan kesalahan-kesalahan itu luput kita kenali sehingga haslnya jauh dari harapan. Mari kita mengenali sebagian kesalahan-kesalahan itu, lima diantaranya sebagai berikut :
1. Tidak sabar menunggu jawaban
2. Setengah hati dan tidak bersungguh-sungguh
3. Cepat Bosan dan merasa cukup dengan yang telah dilakukan
4. Pesimis dan berburuk sangka
5. Meminta ketika sedang perlu saja

Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

Menata Kembali Cara Kita Meminta Kepada Allah

 id=
"Cepatnya doa dikabulkan menuntut keihklasan dan pujian yang berlang kali, serta terus menerus meminta kepada Allah swt." (Ubaidillah Al Jazari)
Meminta kepada ALlah adalah kebutuhan kita, begitupun perhatian Allah kepada pentingnya meminta, jauh lebih besar ketimbang perhatian manusia sendiri akan perlunya meminta kepada-Nya. Padahal yang perlu itu kita sebagai manusia, tapi terkadang kita sering merasa mampu dan tidak ada yg perlu di minta. Hemmm itulah sombongnya manusia. Padahal yang miskin itu manusia, sedang Allah Mahakaya. Di dalam hadist kudsi di jelaskan bahwa " Tidaklah seorang hamba meminta kepada Allah permintaan yang di dalamnya tidak ada dosa, tidak juga pemutusan silaturahmi, kecuali Allah akan memberinya salah satu dari tiga hal. Akan dikabulkan permintaan itu di dunia, atau akan disimpankan untuknya di akhirat, atau dia dijauhkan dari kejahatan senilai degan apa yang dia minta." Para sahabat berkata : "Kalau begitu kita banyak-banyak meminta ya Rasulullah," Rasulullah menjawab : "Allah (memiliki) lebih banyak"
Sebenarnya apa sih yang kita minta ??? Pada dasarnya ada 3 hal yang harus kita minta kepada-Nya, yaitu :

pertama : terkait kesudahan dan akhir hidup kita
kedua : terkait perjalanan hidup kita menuju kesudahan
ketiga, terkait sarana yang kita perlukan selama perjalanan hidup kita menuju kesudahan itu.

Ketiga kategori di atas harus kita minta smuanya. Jangan sampai hanya meminta salah satu dan meninggalkan yang lainnya. Ada orang yang meminta kesudahan yang baik, tetapi sepanjang perjalananya tidak menjalani hidup dengan baik, yang bisa mengantarkannya kepada kebaikan. Ini seperti orang yang memimpikan akan pergi ke suatu tempat yang menyenangkan, tetapi setia kali keinginannya datang, ia tidak pernah mengayunkan kakinya , tidak pernah beranjak dari rumahnya, ia hanya menikmati harapan itu sebagai mimpi saja.
Ia tidak mau meminta bagaimana bisa melakukan perbuatan baik yang bisa mengantarkannya ke tujuan itu. Ibarat pepatah, tidak ada yang tidak mau ke syurga, tapi dari semua yang mau itu, tidak semua berjalan menuju ke sana.
Ada orang yang hanya meminta agar perjalanan hidupnya sukses, tetapi ia tidak meminta kesudahan yang baik, akhirat yang baik., tidak meminta hidayah. Ini seperti firman Allah "Maka diantara kalian manusia ada orang yang mendo'a : Ya tuhan kami, berlah kami kebaikan di dunia, dan tiadalah baginya bahagian (yg menyenangkan di akhirat). Orang-orang seperti ini biasanya cukup puas menjalani hidup apa adanya. Yang penting hidup.
Ada orang yang hanya meminta sarana-sarana hidup. Ia minta di ber rizki yang banyak. Dberi kesenangan duni. Tetapi tidak bisa menggunakannya dengan baik. Akhirnya sarana yang melimpah itu tidak mengantarkannya kepada kesudahan yang baik dan di ridhai Allah.
Salah satu doa yang mengumpulkan semua itu seperti dalam firman Allah : " dan di antara mereka ada orang yang berdoa : Ya Tuhan Kami, berlah kami kebaikan d dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka."
Allah menyuruh kita meminta kepada-Nya.Ia pasti memberi. Kita hanya perlu memahami apa yang seharusnya kita pinta, lalu mengajukannya kepada Allah dengan cara yang benar.
so ... sudhkah kita meminta ??


sumber : tarbawipress

Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Anda Butuh Surat2 Berikut? :


Super Mega bonus : Ebook Dasar Bisnis Developer Properti


01 Puluhan Contoh desain Rumah tampak depan

02 Contoh Surat Perjanjian dgn Pemilik Tanah

03 Contoh Surat Perjanjian dgn Investor / pemodal

04 Contoh Surat Perjanjian Kerjasama

05 Contoh Proposal Investor / Pemodal

06 Contoh Kelengkapan Untuk KPR INDEN

07 Contoh Surat Angsuran BTN

08 Contoh Surat Kontrak Kerja Staf Penjualan

09 Contoh Surat Perjanjian Pemborongan / kontraktor

10 Contoh Surat Kuasa Jual

11 Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

12 Surat Perjanjian Kavling

13 Surat Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB)

BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!
First Name:

E-Mail Address: