MENGELUH, sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita ucapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Saat kita mengadakan pertemuan dengan teman-teman kita tidak sedikit yang kita ceritakan, mulai dari pekerjaan, keluarga, pasangan, hingga karir.
Hal ini akan kita sadari ketika kita pulang, ternyata diantara kami satu sama lain saling berlomba memamerkan keluhan masing-masing, seolah-seolah siapa yang paling banyak mengeluh dia yang paling hebat.
"Atasan saya kelewatan, masa sabtu-minggu disuruh lembur, sekalian saja rumah pindah ke kantor!"
"Punya anak buah, bodonya minta ampun, masa dikasih tugas masih ada aja yang ga beres!".
Mungkin kita semua pun melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya.
Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita
mengalami hal tersebut. Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya
selalu mengeluh mengenai pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah
kerja dan setiap kali dia bekerja di tempat yang baru, dia selalu
mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya.
Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan
atasan atau rekan sekerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa
terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan
selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia
belajar untuk tidak mengeluh.
Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang,
hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu
kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu
berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih
senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang yang pengeluh
mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan
membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan
masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh
karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan
harapan kita. Bagaimana kita mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya
gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur.
Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal
yang dapat kita syukuri.
Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda
berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini
hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi
bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda
mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra.
Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda?
Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur
atau memberikan pekerjaan tambahan. Bersyukurlah karena Anda telah
diberikan kepercayaan oleh Atasan Anda, mungkin dengan Anda lebih rajin
siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi atau paling tidak mendapatkan
pengalaman dan pengetahuan baru.
Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan
keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat
hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda
terlalu sibuk mengeluh.
Mari Belajar:
1. Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah
atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang
dapat Anda syukuri.
2. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal
berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan
kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda,
tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur
atas semua yang terjadi pada saat ini.
3. Anggaplah masalah besar adalah tanda Tuhan berkehendak menguji Anda
untuk naik tingkat ke level yang lebih baik (kematangan, kedewasaan,
dll.)
4. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang
bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif
atau tidak sama sekali.
"Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki,
maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."
Semoga Semua Hidup Berbahagia
Paul Tandi
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Juni 2011
Sabtu, 25 Juni 2011
Mengucap Syukur dalam Badai
Di bawah ini cerita tentang perjuangan, insya allah bisa menginspirasi teman-teman yang sudah terjun dalam bisnis tapi sering gagal maupun terjatuh. Ceritanya simpel tapi maknanya cukup mendalam, sangat bagus bagi kita renungkan dan setelah membacanya akan membuat kita lebih semangat kembali. Dalam kondisi sesulit apapun senantiasa harus tetap bersyukur.
Pada suatu hari ada seorang pria yang putus asa & mau meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan & berhenti hidup.
Lalu ia pergi ke hutan untuk bicara yg terakhir kalinya dgn Tuhan,
“Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yg baik untuk jangan berhenti hidup & menyerah ?”
Jawaban Tuhan sangat mengejutkan,
“Coba lihat ke sekitarmu...
Apakah kamu melihat pakis & bambu ?”
“Ya” jawab pria itu.
“Ketika menanam benih pakis & benih bambu, AKU merawat keduanya secara sangat baik. AKU memberi keduanya cahaya, memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi, daunnya yg hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu benih bambu tidak menghasilkan apapun, tapi AKU tidak menyerah.
Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yg muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu, tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun keempat, masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
Aku tidak menyerah” kata TUHAN
“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki. Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat & memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
AKU tak akan memberi cobaan yg tak sangup diatasi ciptaan-Ku“ kata TUHAN kepada pria itu.
“Tahukah kamu, hamba-Ku...
Di saat menghadapi semua kesulitan & perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”
“AKU tidak meninggalkan bambu itu, AKU juga tak akan meninggalkanmu”
“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.
“Bambu mempunyai tujuan yang beda dgn pakis, Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah”
Hidup bukan mengenai "menunggu badai berlalu"
tetapi bagaimana belajar "Mengucap syukur dalam badai...."
sumber : milis tdabandung
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Pada suatu hari ada seorang pria yang putus asa & mau meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan & berhenti hidup.
Lalu ia pergi ke hutan untuk bicara yg terakhir kalinya dgn Tuhan,
“Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yg baik untuk jangan berhenti hidup & menyerah ?”
Jawaban Tuhan sangat mengejutkan,
“Coba lihat ke sekitarmu...
Apakah kamu melihat pakis & bambu ?”
“Ya” jawab pria itu.
“Ketika menanam benih pakis & benih bambu, AKU merawat keduanya secara sangat baik. AKU memberi keduanya cahaya, memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi, daunnya yg hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu benih bambu tidak menghasilkan apapun, tapi AKU tidak menyerah.
Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yg muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu, tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun keempat, masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
Aku tidak menyerah” kata TUHAN
“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki. Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat & memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
AKU tak akan memberi cobaan yg tak sangup diatasi ciptaan-Ku“ kata TUHAN kepada pria itu.
“Tahukah kamu, hamba-Ku...
Di saat menghadapi semua kesulitan & perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”
“AKU tidak meninggalkan bambu itu, AKU juga tak akan meninggalkanmu”
“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.
“Bambu mempunyai tujuan yang beda dgn pakis, Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah”
Hidup bukan mengenai "menunggu badai berlalu"
tetapi bagaimana belajar "Mengucap syukur dalam badai...."
sumber : milis tdabandung
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Kamis, 16 Juni 2011
Satu Kali Setiap Satu Detik
Ketika sedang membuat jam, seorang pembuat jam bertanya kepada jam itu, "Hai jam, sanggupkah kamu bekerja berdetak sebanyak 31.536.000 kali dalam setahun?" Jam tersebut merasa keberatan karena dia akan merasa tidak sanggup dengan beban yang begitu banyak. Maka pembuat jam kembali menawarkan, “Bagaimana kalau sebanyak 86.400 kali dalam sehari?”. Karena dirasa beban masih berat, jam masih menolak hal tersebut. Kembali pembuat jam menawar “Bagaimana jika 3.600 dalam satu jam saja?”. Jam masih saja merasa akan kecapekan bila harus berdetak selama 3.600 kali dalam satu jam. Maka akhirnya pembuat jam pun memberikan pilihan terakhir, “Bagaimana kalau satu kali saja tiap satu detik?” Jam merasa, hal ini tidaklah berat dan iapun menyanggupinya. Akhirnya jam itu pun dibuat sampai jadi. Setiap detik jam itu berdetak, dan dalam setahun ia telah berdetak sebanyak 31.536.000 kali.
Saudaraku, demikian pula dalam berbisnis kita juga tidak mungkin bisa langsung membuat sebuah kerajaan bisnis yang besar dan kaya raya. Tetapi kita harus melangkah satu demi satu, setiap hari, setiap minggu. Kalau Anda tidak bisa membuat perusahaan yang besar, maka cobalah untuk membuat satu perusahaan yang sukses dari lima anak perusahaan. Kalau Anda tidak sanggup membuat satu perusahaan, maka buatlah rencana pekerjaan selama satu tahun dengan giat. Kalau hal itu masih dirasa berat, cobalah untuk mengerjakan pekerjaan Anda pada hari ini dengan sebaik-baiknya dan ulangi lagi keesokan harinya. Dengan demikian, Anda akan melalui hari demi hari yang dalam satu atau dua tahun ke depan usaha Anda akan menjadi sukses. Karena setiap hari Anda bekerja sungguh-sungguh hanya untuk hari itu.
Jangan terlalu membayangkan masa depan yang masih lima belas tahun ke depan. Tetapi cobalah untuk memberikan yang maksimal untuk menghasilkan yang terbaik hanya pada hari ini saja. Begitu pula hari esok, minggu depan dan tahun depan. Niscaya Anda akan sukses pada waktunya.
sumber : milis tda bdg
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Minggu, 12 Juni 2011
Petani Miskin & Angelina Joli
Pernah hidup seorang petani miskin beserta istrinya di tengah hutan. Suatu hari si petani pergi mencari kayu untuk keperluan rumah tangganya. Berjalanlah ia di atas sebuah jembatan kayu yang dibawahnya mengalir sungai yang cukup dalam. Ketika ia melalui jembatan itu, tanpa sengaja goloknya terjatuh. Sang petani sedih bukan kepalang.
Ketika ia sedang sedih datanglah Peri, sang penolong. “Mengapa engkau bersedih?’ Tanya sang Peri. “Golok kesayanganku terjatuh di sungai itu,” jawab petani. Sang Peri yang merasa iba berkata, “Tunggu sebentar ya, aku akan bantu carikan.”
Tak berapa lama kemudian Peri datang dengan membawa golok yang terbuat dari emas. “Inikah golokmu?” Tanya Peri. Segera petani menjawab, “Bukan, golok kepunyaanku sangat sederhana dan tidak sebagus itu.” Sang Peri menghilang dan tak berapa lama kemudian datang dengan membawa golok yang bertahtakan berlian, “Inikah golokmu?” Petani itu kembali menjawab, “Bukan, golokku sangat sederhana dan tidak seindah itu.”
Tak berapa lama kemudian sang Peri datang dengan membawa golok yang kusam dan sederhana, “Inikah golokmu?” Petani itu segera menjawab, “Benar!” Peri itu kemudian menyerahkan golok itu kepada petani. Tidak hanya itu, melihat kejujuran sang petani, Peri kemudian menghadiahkan golok emas dan golok berlian tadi kepada petani.
Beberapa pekan kemudian petani itu beserta istrinya pergi ke pasar ingin menjual golok emas yang ia peroleh dari Peri. Ketika melewati jembatan yang sama, tiba-tiba istri petani yang sudah tua itu terjatuh ke sungai. Petani itupun menangis tiada henti di pinggir sungai.
Ketika ia menangis Peri yang pernah menolong dan memberi hadiah golok emas dan berlianpun datang. “Ada apa kamu menangis?” tanyanya. “Istriku terperosok ke sungai,” jawab si petani dengan wajah duka. Peri itu kemudian menghilang sejenak dan tak berapa lama kemudian ia muncul dengan membawa Angelina Jolie. “Apakah ini istrimu?” tanya sang Peri. Petani itu langsung menjawab, “Betul!”
Demi mendengar jawaban si petani Peri itu kecewa. Petani yang sebelumnya jujur hari itu berdusta. “Saya kecewa dengan kamu, mengapa kamu bohong?”
Dengan agak takut petani itu menjawab, “Bila aku jawab bukan maka engkau akan pergi dan tak berapa lama kemudian akan muncul dengan membawa Demi Moore. Saya kemudian menjawab itu bukan istri saya. Engkau lalu akan pergi dan tak berapa lama datang dengan membawa istri saya…” Petani itu diam sejenak, kemudian melanjutkan perkataannya. “Karena perilaku saya itu, kemudian engkau mengembalikan istri saya kemudian menghadiahkan kepada saya Angelina Jolie dan Demi Moore. Tuan Peri, saya ini petani miskin, mana mungkin saya sanggup menghidupi tiga istri???!!”
Mau ngobrol di twitter? Follow saya di @jamilazzaini
sumber ; jamilazzaini.com
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Senin, 06 Juni 2011
Kisah Tukang Tempe
Adalah seorang ibu setengah baya yang sehari-harinya berjualan tempe buatan sendiri di desanya. Suatu hari, seperti biasanya, pada saat ia akan pergi ke pasar untuk menjual tempenya, ternyata pagi itu, tempe yang terbuat dari kacang kedele masih belum jadi tempe alias masih setengah jadi.
Ibu ini sangat sedih hatinya, sebab jika tempe tersebut tidak jadi berarti ia tidak akan mendapatkan uang karena tempe yang belum jadi tentunya tidak laku dijual. Padahal mata pencaharian si ibu satu-satunya hanyalah dari menjual tempe saja agar ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Dalam suasana hatinya yang sedih, si ibu yang memang aktif beribadah teringat akan Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang mustahil.
Lalu ia pun menumpangkan tangannya di atas tumpukan beberapa batangan kedele yang masih dibungkus dengan daun pisang tersebut."Tuhan, aku mohon kepadaMu agar kedele ini menjadi tempe.
"Amin". Demikian doa singkat si Ibu yang dipanjatkannya dengan sepenuh hati. Ia yakin dan percaya pasti Tuhan menjawab doanya.
Lalu, dengan tenang ia menekan-nekan bungkusan bakal tempe tersebut dengan ujung jarinya.D engan hati yang deg-deg-an, Ia mulai membuka sedikit bungkusannya untuk melihat mukjijat kedele jadi tempe terjadi.
Namun apa yang terjadi? Dengan kaget dia mendapati bahwa kedele tersebut masih tetap kedele!Si Ibu tidak kecewa .
Ia berpikir bahwa mungkin doanya kurang jelas didengar Tuhan. Lalu kembali ia menumpangkan tangan di atas batangan kedele tersebut.
"Tuhan, aku tahu bahwa bagiMu tiada yang mustahil. Tolonglah aku supaya hari ini aku bisa berdagang tempe karena itulah mata pencaharianku. Aku mohon jadilah ini menjadi tempe.
"Amin."Dengan Iman, Iapun kembali membuka sedikit bungkusan tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dengan kaget ia melihat bahwa kacang kedele tersebut???. ........ ........masih tetap begitu !
Sementara hari semakin siang dimana pasar tentuny aakan semakin ramai.Si ibu dengan tidak merasa kecewa atas doanya yang belum terkabul, merasa bahwa bagaimanapun sebagai langkah iman ia akan tetap pergi ke pasar membawa keranjang berisi barang dagangannya itu.
Ia berpikir mungkin mujijat Tuhan akan terjadi ditengah perjalanan ia pergi ke pasar. Lalu ibu itu punbersiap-siap untuk berangkat ke pasar. Semua keperluannya untuk berjualan tempe seperti biasanya sudah disiapkannya.
Sebelum beranjak dari rumahnya, ia sempatkan untuk menumpangkan tangan sekali lagi.
"Tuhan, aku percaya Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, Engkau akan mengadakan mukjijat buatku.
"Amin." Lalu ia punberangkat.
Di sepanjang perjalanan ia tidak henti-hentinya berdoa. Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar. Dan seperti biasanya ia mengambil tempat untuk menggelar barang dagangannya.
Ia yakin bahwa tempenya sekarang pastisudah jadi. Lalu iapun membuka keranjangnya dan pelan-pelan menekan-nekan dengan jarinya bungkusan tiap bungkusan yang ada.
Perlahan ia membuka sedikitdaun pembungkusnya dan melihat isinya.Apa yang terjadi? Ternyata saudara-saudara. .... ......... ...tempenya benar benar....... ..... . ......... belum jadi !
Si Ibu menelan ludahnya. Ia tarik napas dalam-dalam. Ia mulai kecewa pada Tuhan karena doanya tidak dikabulkan.
Ia merasa Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan kepadanya. Ia hidup hanya mengandalkan hasil menjual tempe saja.
Selanjutnya, ia hanya duduk saja tanpa menggelar dagangannya karena ia tahu bahwa mana ada orang mau membeli tempe yang masih setengah jadi. Sementara hari semakin siang dan pasar sudah mulaisepi dengan pembeli.
Ia melihat dagangan teman-temannya sesama penjual tempe yang tempenya sudah hampir habis. Rata-rata tinggal sedikit lagi tersisa.
Si ibu tertunduk lesuh. Ia seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan hidupnya hari itu. Ia hanya bisa termenung dengan rasa kecewa yang dalam. Yang ia tahu bahwa hari itu ia tidak akan mengantongi uang sepeserpun.
Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang wanita."Bu?! Maaf ya, saya mau tanya. Apakah ibu menjual tempe yang belum jadi? Soalnya dari tadi saya sudah keliling pasar mencarinya."
Seketika si ibu tadi terperangah. Ia kaget. Sebelum ia menjawab sapaan wanita di depannya itu, dalam hati cepat-cepat ia berdoa
"Tuhan? saat ini aku tidak butuh tempe lagi. Aku tidak butuh lagi. Biarlah daganganku ini tetap seperti semula, Amin."Tapi kemudian, ia tidak berani menjawab wanita itu.
Ia berpikir jangan-jangan selagi ia duduk-duduk termenung tadi, tempenya sudah jadi. Jadi ia sendiri saat itu dalam posisi ragu-ragu untuk menjawab ya kepada wanita itu.
"Bagaimana nih?" ia pikir. "Kalau aku katakan iya, jangan-jangan tempenya sudah jadi. Siapa tahu tadi sudah terjadi mukjijat Tuhan?"
Ia kembali berdoa dalam hatinya, "Ya Tuhan, biarlah tempeku ini tidak usah jadi tempe lagi. Sudah ada orang yang kelihatannya mau beli. Tuhan, tolonglah aku kali ini.
Tuhan dengarkanlah doaku ini.." ujarnya berkali-kali. Lalu, sebelum ia menjawab wanita itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya. Lalu ? apa yang dilihatnyaSaudara- Saudara ???
Ternyata??ternyata? memang benar tempenya belum jadi!
Ia bersorak senang dalam hatinya. Singkat cerita wanita tersebut memborong semua dagangan si Ibu itu.
Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi. Ia bertanya kepada si wanita. Dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe yang berasal dari desa itu. Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya di sana tempenya sudah jadi. Kalau tempe yang sudah jadi yang dikirim maka setibanya di sana nanti tempe tersebut sudah tidak bagus lagi dan rasanya sudah tidak enak.
Apa yang bisa kita simpulkan dari kesaksian sederhana?
Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepadaTuhan pada waktu kita berdoa padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan.
Kedua: Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.
Ketiga: Tiada yang mustahil bagi Tuhan
Keempat: Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa kita sesuai dengan rancanganNya.
sumber : milis tda
Bagikanlah kesaksian ini kepada sahabat 2x dan teman2x...mudah2an bisa diambil manfaatnya dari kisah ini.
Ibu ini sangat sedih hatinya, sebab jika tempe tersebut tidak jadi berarti ia tidak akan mendapatkan uang karena tempe yang belum jadi tentunya tidak laku dijual. Padahal mata pencaharian si ibu satu-satunya hanyalah dari menjual tempe saja agar ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Dalam suasana hatinya yang sedih, si ibu yang memang aktif beribadah teringat akan Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang mustahil.
Lalu ia pun menumpangkan tangannya di atas tumpukan beberapa batangan kedele yang masih dibungkus dengan daun pisang tersebut."Tuhan, aku mohon kepadaMu agar kedele ini menjadi tempe.
"Amin". Demikian doa singkat si Ibu yang dipanjatkannya dengan sepenuh hati. Ia yakin dan percaya pasti Tuhan menjawab doanya.
Lalu, dengan tenang ia menekan-nekan bungkusan bakal tempe tersebut dengan ujung jarinya.D engan hati yang deg-deg-an, Ia mulai membuka sedikit bungkusannya untuk melihat mukjijat kedele jadi tempe terjadi.
Namun apa yang terjadi? Dengan kaget dia mendapati bahwa kedele tersebut masih tetap kedele!Si Ibu tidak kecewa .
Ia berpikir bahwa mungkin doanya kurang jelas didengar Tuhan. Lalu kembali ia menumpangkan tangan di atas batangan kedele tersebut.
"Tuhan, aku tahu bahwa bagiMu tiada yang mustahil. Tolonglah aku supaya hari ini aku bisa berdagang tempe karena itulah mata pencaharianku. Aku mohon jadilah ini menjadi tempe.
"Amin."Dengan Iman, Iapun kembali membuka sedikit bungkusan tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dengan kaget ia melihat bahwa kacang kedele tersebut???. ........ ........masih tetap begitu !
Sementara hari semakin siang dimana pasar tentuny aakan semakin ramai.Si ibu dengan tidak merasa kecewa atas doanya yang belum terkabul, merasa bahwa bagaimanapun sebagai langkah iman ia akan tetap pergi ke pasar membawa keranjang berisi barang dagangannya itu.
Ia berpikir mungkin mujijat Tuhan akan terjadi ditengah perjalanan ia pergi ke pasar. Lalu ibu itu punbersiap-siap untuk berangkat ke pasar. Semua keperluannya untuk berjualan tempe seperti biasanya sudah disiapkannya.
Sebelum beranjak dari rumahnya, ia sempatkan untuk menumpangkan tangan sekali lagi.
"Tuhan, aku percaya Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, Engkau akan mengadakan mukjijat buatku.
"Amin." Lalu ia punberangkat.
Di sepanjang perjalanan ia tidak henti-hentinya berdoa. Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar. Dan seperti biasanya ia mengambil tempat untuk menggelar barang dagangannya.
Ia yakin bahwa tempenya sekarang pastisudah jadi. Lalu iapun membuka keranjangnya dan pelan-pelan menekan-nekan dengan jarinya bungkusan tiap bungkusan yang ada.
Perlahan ia membuka sedikitdaun pembungkusnya dan melihat isinya.Apa yang terjadi? Ternyata saudara-saudara. .... ......... ...tempenya benar benar....... ..... . ......... belum jadi !
Si Ibu menelan ludahnya. Ia tarik napas dalam-dalam. Ia mulai kecewa pada Tuhan karena doanya tidak dikabulkan.
Ia merasa Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan kepadanya. Ia hidup hanya mengandalkan hasil menjual tempe saja.
Selanjutnya, ia hanya duduk saja tanpa menggelar dagangannya karena ia tahu bahwa mana ada orang mau membeli tempe yang masih setengah jadi. Sementara hari semakin siang dan pasar sudah mulaisepi dengan pembeli.
Ia melihat dagangan teman-temannya sesama penjual tempe yang tempenya sudah hampir habis. Rata-rata tinggal sedikit lagi tersisa.
Si ibu tertunduk lesuh. Ia seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan hidupnya hari itu. Ia hanya bisa termenung dengan rasa kecewa yang dalam. Yang ia tahu bahwa hari itu ia tidak akan mengantongi uang sepeserpun.
Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang wanita."Bu?! Maaf ya, saya mau tanya. Apakah ibu menjual tempe yang belum jadi? Soalnya dari tadi saya sudah keliling pasar mencarinya."
Seketika si ibu tadi terperangah. Ia kaget. Sebelum ia menjawab sapaan wanita di depannya itu, dalam hati cepat-cepat ia berdoa
"Tuhan? saat ini aku tidak butuh tempe lagi. Aku tidak butuh lagi. Biarlah daganganku ini tetap seperti semula, Amin."Tapi kemudian, ia tidak berani menjawab wanita itu.
Ia berpikir jangan-jangan selagi ia duduk-duduk termenung tadi, tempenya sudah jadi. Jadi ia sendiri saat itu dalam posisi ragu-ragu untuk menjawab ya kepada wanita itu.
"Bagaimana nih?" ia pikir. "Kalau aku katakan iya, jangan-jangan tempenya sudah jadi. Siapa tahu tadi sudah terjadi mukjijat Tuhan?"
Ia kembali berdoa dalam hatinya, "Ya Tuhan, biarlah tempeku ini tidak usah jadi tempe lagi. Sudah ada orang yang kelihatannya mau beli. Tuhan, tolonglah aku kali ini.
Tuhan dengarkanlah doaku ini.." ujarnya berkali-kali. Lalu, sebelum ia menjawab wanita itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya. Lalu ? apa yang dilihatnyaSaudara- Saudara ???
Ternyata??ternyata? memang benar tempenya belum jadi!
Ia bersorak senang dalam hatinya. Singkat cerita wanita tersebut memborong semua dagangan si Ibu itu.
Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi. Ia bertanya kepada si wanita. Dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe yang berasal dari desa itu. Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya di sana tempenya sudah jadi. Kalau tempe yang sudah jadi yang dikirim maka setibanya di sana nanti tempe tersebut sudah tidak bagus lagi dan rasanya sudah tidak enak.
Apa yang bisa kita simpulkan dari kesaksian sederhana?
Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepadaTuhan pada waktu kita berdoa padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan.
Kedua: Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.
Ketiga: Tiada yang mustahil bagi Tuhan
Keempat: Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa kita sesuai dengan rancanganNya.
sumber : milis tda
Bagikanlah kesaksian ini kepada sahabat 2x dan teman2x...mudah2an bisa diambil manfaatnya dari kisah ini.
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Selasa, 31 Mei 2011
Driver Taxi Itu Trainerku
Senin kemarin saya Sengaja “mengistirahatkan” driver yang selama ini setia menemani saya. Setelah jadwal training yang begitu padat saya khawatir ia jatuh sakit. Untuk memulihkan stamina, ia saya bebaskan mengantar saya. Hari itu, saya menggunakan jasa taxi, Blue Bird.
Begitu saya naik taxi sang driver menyapa dengan kata-kata yang lembut dan bahasa tubuh yang mengesankan. Semakin saya ajak ngobrol, saya semakin “jatuh cinta” dengan driver itu. Dalam hati saya bergumam, “Pasti ada sesuatu di dalam diri driver ini sehingga pribadinya begitu mempesona. Saya ingin banyak belajar dengan driver ini.”
Agar punya kesempatan yang lebih luas untuk ngobrol, driver ini saya ajak makan siang di salah satu restoran kesukaan saya di Bogor. Awalnya dia menolak, tetapi setelah saya “paksa” akhirnya ia bersedia menemani saya. Ketika saya tanya mau pesan apa, dia menjawab, “Terserah bapak.” Driver itu saya pesankan menu sama persis dengan pesanan saya: Sate kambing tanpa lemak dan sop kambing, masing-masing satu mangkok.
Sebelum makan saya bertanya, “Tinggal dimana?” Dia menjawab, “Balaraja Tangerang.” “Berapa jam perjalanan ke pool?” sambung saya. Diapun menjawab, “Empat jam.” Saya terkejut, “Hah! Empat jam? Pergi pulang delapan jam. Kenapa gak nginep saja di pool?” Dia segera menjawab, “Saya harus menjaga ibu saya.”
“Menjaga ibu?” batinku. Bagaimana mungkin menjaga ibu, sampai rumah jam 23.30 berangkat kerja jam 03.30 dini hari? Untuk mengurangi rasa penasaran, kemudian saya bertanya lagi, “Bukannya sampai rumah ibu sudah tidur, berangkat ibu belum bangun?”
Dengan agak terbata dia menjawab, “Setiap saya berangkat ibu sudah bangun. Saya hanya ingin mencium tangan ibu setiap pagi sebelum berangkat kerja, sambil berdoa semoga saya bisa membahagiakan ibu.” Jawaban itu menusuk sanubariku, hanya sekedar mencium tangan ibu dan mendoakannya ia rela menempuh perjalanan delapan jam setiap hari. Sayapun ke belakang sejenak menghapus air mata yang mengalir di pipi.
Kemudian saya bertanya lagi, “Apa yang kamu lakukan untuk membahagiakan ibu?” Dengan lembut ia menjawab, “Saya sudah daftarkan umroh di kantor.”
“Maksudnya?” seru saya. Ia menjawab, “Kalau saya berprestasi dan tidak pernah mangkir kerja, saya berpeluang mendapat hadiah umroh dari kantor. Bila saya menang, hadiah umroh itu akan saya berikan kepada ibu tercinta.”
Mendengar jawaban itu saya menarik napas panjang. Dengan nada agak bergetar ia melanjutkan, “Setiap hari saya pulang agar bisa mencium tangan ibu dan mendoakannya agar ia bisa pergi umroh. Saya benar-benar ingin membahagiakan ibu saya.” Mendengar jawaban itu, haru dan malu bercampur menjadi satu. Air matapun mengalir deras di pipiku. Malu karena pengorbananku untuk ibuku kalah jauh dengan driver taxi ini.
Bila selama ini saya yang membuat peserta training berkaca-kaca. Hari ini Asep Setiawan, driver taxi itu, yang membuatku menangis tersedu. Dia telah menjadi trainer dalam kehidupanku. Ya, Asep Setiawan telah menjadi trainerku… bukan melalui kata-katanya tetapi melalui tindakannya.
Salam SuksesMulia!
sumber : jamilazzaini.com
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Begitu saya naik taxi sang driver menyapa dengan kata-kata yang lembut dan bahasa tubuh yang mengesankan. Semakin saya ajak ngobrol, saya semakin “jatuh cinta” dengan driver itu. Dalam hati saya bergumam, “Pasti ada sesuatu di dalam diri driver ini sehingga pribadinya begitu mempesona. Saya ingin banyak belajar dengan driver ini.”
Agar punya kesempatan yang lebih luas untuk ngobrol, driver ini saya ajak makan siang di salah satu restoran kesukaan saya di Bogor. Awalnya dia menolak, tetapi setelah saya “paksa” akhirnya ia bersedia menemani saya. Ketika saya tanya mau pesan apa, dia menjawab, “Terserah bapak.” Driver itu saya pesankan menu sama persis dengan pesanan saya: Sate kambing tanpa lemak dan sop kambing, masing-masing satu mangkok.
Sebelum makan saya bertanya, “Tinggal dimana?” Dia menjawab, “Balaraja Tangerang.” “Berapa jam perjalanan ke pool?” sambung saya. Diapun menjawab, “Empat jam.” Saya terkejut, “Hah! Empat jam? Pergi pulang delapan jam. Kenapa gak nginep saja di pool?” Dia segera menjawab, “Saya harus menjaga ibu saya.”
“Menjaga ibu?” batinku. Bagaimana mungkin menjaga ibu, sampai rumah jam 23.30 berangkat kerja jam 03.30 dini hari? Untuk mengurangi rasa penasaran, kemudian saya bertanya lagi, “Bukannya sampai rumah ibu sudah tidur, berangkat ibu belum bangun?”
Dengan agak terbata dia menjawab, “Setiap saya berangkat ibu sudah bangun. Saya hanya ingin mencium tangan ibu setiap pagi sebelum berangkat kerja, sambil berdoa semoga saya bisa membahagiakan ibu.” Jawaban itu menusuk sanubariku, hanya sekedar mencium tangan ibu dan mendoakannya ia rela menempuh perjalanan delapan jam setiap hari. Sayapun ke belakang sejenak menghapus air mata yang mengalir di pipi.
Kemudian saya bertanya lagi, “Apa yang kamu lakukan untuk membahagiakan ibu?” Dengan lembut ia menjawab, “Saya sudah daftarkan umroh di kantor.”
“Maksudnya?” seru saya. Ia menjawab, “Kalau saya berprestasi dan tidak pernah mangkir kerja, saya berpeluang mendapat hadiah umroh dari kantor. Bila saya menang, hadiah umroh itu akan saya berikan kepada ibu tercinta.”
Mendengar jawaban itu saya menarik napas panjang. Dengan nada agak bergetar ia melanjutkan, “Setiap hari saya pulang agar bisa mencium tangan ibu dan mendoakannya agar ia bisa pergi umroh. Saya benar-benar ingin membahagiakan ibu saya.” Mendengar jawaban itu, haru dan malu bercampur menjadi satu. Air matapun mengalir deras di pipiku. Malu karena pengorbananku untuk ibuku kalah jauh dengan driver taxi ini.
Bila selama ini saya yang membuat peserta training berkaca-kaca. Hari ini Asep Setiawan, driver taxi itu, yang membuatku menangis tersedu. Dia telah menjadi trainer dalam kehidupanku. Ya, Asep Setiawan telah menjadi trainerku… bukan melalui kata-katanya tetapi melalui tindakannya.
Salam SuksesMulia!
sumber : jamilazzaini.com
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Senin, 09 Mei 2011
Setiap Kemenangan Butuh Kesabaran
Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca
koran...
"Ayah, ayah" kata sang anak...
"Ada apa?" tanya sang ayah.....
"aku capek, sangat capek ... aku capek karena aku belajar mati matian
untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan
menyontek...aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek...
aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang
temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! ... aku
capel, sangat capek ...
aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan
tanpa harus menabung...aku ingin jajan terus! ...
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak
menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati...
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk
menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap
kepada ku...
aku capek ayah, aku capek menahan diri...aku ingin seperti
mereka...mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah
! .." sang anak mulai menangis...
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil
berkata " anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu",
lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah
jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang...
lalu sang anak pun mulai mengeluh " ayah mau kemana kita?? aku tidak
suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk
duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada
banyak ilalang... aku benci jalan ini ayah" ... sang ayah hanya diam.
Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah,
airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan
pepohonan yang rindang...
"Wwaaaah... tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!" sang
ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang
beralaskan rerumputan hijau.
"Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah" ujar sang ayah, lalu sang
anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
" Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini
begitu indah...?"
" Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?"
" Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi,
padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar
dalam menyusuri jalan itu"
" Ooh... berarti kita orang yang sabar ya yah? Alhamdulillah"
" Nah, akhirnya kau mengerti"
" Mengerti apa? aku tidak mengerti"
" Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap
baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap
kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi...
bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar
saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melewati ilalang dan kau
pun harus sabar saat dikelilingi serangga... dan akhirnya semuanya
terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak
sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh
karena itu bersabarlah anakku"
" Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar "
" Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau
tetap kuat ... begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus
berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi...
ingatlah anakku... ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat
kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri... maka
jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu
sendiri... seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan
istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya... maka kau akan dapati
dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan
untuk berhenti dan pulang... maka kau tau akhirnya kan?"
" Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah
dari telaga ini ... sekarang aku mengerti ... terima kasih ayah , aku
akan tegar saat yang lain terlempar "
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
Oleh: Nida Tsaura S
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
koran...
"Ayah, ayah" kata sang anak...
"Ada apa?" tanya sang ayah.....
"aku capek, sangat capek ... aku capek karena aku belajar mati matian
untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan
menyontek...aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek...
aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang
temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! ... aku
capel, sangat capek ...
aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan
tanpa harus menabung...aku ingin jajan terus! ...
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak
menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati...
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk
menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap
kepada ku...
aku capek ayah, aku capek menahan diri...aku ingin seperti
mereka...mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah
! .." sang anak mulai menangis...
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil
berkata " anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu",
lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah
jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang...
lalu sang anak pun mulai mengeluh " ayah mau kemana kita?? aku tidak
suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk
duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada
banyak ilalang... aku benci jalan ini ayah" ... sang ayah hanya diam.
Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah,
airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan
pepohonan yang rindang...
"Wwaaaah... tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!" sang
ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang
beralaskan rerumputan hijau.
"Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah" ujar sang ayah, lalu sang
anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
" Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini
begitu indah...?"
" Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?"
" Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi,
padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar
dalam menyusuri jalan itu"
" Ooh... berarti kita orang yang sabar ya yah? Alhamdulillah"
" Nah, akhirnya kau mengerti"
" Mengerti apa? aku tidak mengerti"
" Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap
baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap
kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi...
bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar
saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melewati ilalang dan kau
pun harus sabar saat dikelilingi serangga... dan akhirnya semuanya
terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak
sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh
karena itu bersabarlah anakku"
" Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar "
" Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau
tetap kuat ... begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus
berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi...
ingatlah anakku... ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat
kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri... maka
jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu
sendiri... seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan
istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya... maka kau akan dapati
dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan
untuk berhenti dan pulang... maka kau tau akhirnya kan?"
" Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah
dari telaga ini ... sekarang aku mengerti ... terima kasih ayah , aku
akan tegar saat yang lain terlempar "
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
Oleh: Nida Tsaura S
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Rabu, 04 Mei 2011
Apakah Saya Cocok Jadi Entrepreneur ?? Jawablah Pertanyaan ini !
Cukup jawab YA atau TIDAK saja
1. Saya berkemauan keras
2. Saya punya alasan yang sangat kuat
3. Saya suka tantangan
4. Saya lebih suka bertindak ketimbang berteori
5. Saya bertanggung jawab penuh terhadap diri dan keluarga
6. Saya tidak suka diperintah dan diawasi
7. Saya suka belajar dari kesalahan
8. Saya suka mengambil inisiatif
9. Saya berpikiran terbuka (open minded)
10. Saya mudah beradaptasi dan bekerja sama dengan orang lain
12. Saya punya ide-ide baru
13. Saya selalu melaksanakan keputusan yang telah dibuat
14. Saya selalu melihat masalah sebagai tantangan
15. Saya suka mempelajari hal-hal baru
16. Saya berani mengambil risiko
17. Saya suka mengikuti intuisi (kata hati)
18. Saya tidak peduli dengan pendapat negatif orang lain
19. Saya selalu ingin tahu
20. Saya ulet, gigih, tidak mudah menyerah
21. Saya dapat menguasai emosi
22. Saya percaya akan diri sendiri
23. Saya punya keyakinan yang kuat
24. Saya punya impian yang jelas
25. Saya bersedia menunda kenikmatan dan berkorban untuk mengejar impian
26. Saya punya model yang menjadi inspirasi
27. Saya suka bekerja keras
28. Saya mandiri, tidak suka bergantung kepada orang lain
29. Saya selalu berpikir positif
30. Saya percaya dengan takdir Tuhan bahwa saya dilahirkan untuk jadi pemenang
Nilai:
Jika anda menjawab YA sebanyak:
- 26 atau lebih, artinya punya peluang jadi entrepreneur sukses di atas rata-rata
- 21 sampai 25, anda berpeluang jadi entrepreneur sukses dan financially free
- 15 sampai 20, masih bisa jadi entrepreneur sedang-sedang saja
- Di bawah 15: wah, kayaknya anda nggak cocok jadi entrepreneur nih.
Sumber: Kompilasi dari berbagai sumber
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
1. Saya berkemauan keras
2. Saya punya alasan yang sangat kuat
3. Saya suka tantangan
4. Saya lebih suka bertindak ketimbang berteori
5. Saya bertanggung jawab penuh terhadap diri dan keluarga
6. Saya tidak suka diperintah dan diawasi
7. Saya suka belajar dari kesalahan
8. Saya suka mengambil inisiatif
9. Saya berpikiran terbuka (open minded)
10. Saya mudah beradaptasi dan bekerja sama dengan orang lain
12. Saya punya ide-ide baru
13. Saya selalu melaksanakan keputusan yang telah dibuat
14. Saya selalu melihat masalah sebagai tantangan
15. Saya suka mempelajari hal-hal baru
16. Saya berani mengambil risiko
17. Saya suka mengikuti intuisi (kata hati)
18. Saya tidak peduli dengan pendapat negatif orang lain
19. Saya selalu ingin tahu
20. Saya ulet, gigih, tidak mudah menyerah
21. Saya dapat menguasai emosi
22. Saya percaya akan diri sendiri
23. Saya punya keyakinan yang kuat
24. Saya punya impian yang jelas
25. Saya bersedia menunda kenikmatan dan berkorban untuk mengejar impian
26. Saya punya model yang menjadi inspirasi
27. Saya suka bekerja keras
28. Saya mandiri, tidak suka bergantung kepada orang lain
29. Saya selalu berpikir positif
30. Saya percaya dengan takdir Tuhan bahwa saya dilahirkan untuk jadi pemenang
Nilai:
Jika anda menjawab YA sebanyak:
- 26 atau lebih, artinya punya peluang jadi entrepreneur sukses di atas rata-rata
- 21 sampai 25, anda berpeluang jadi entrepreneur sukses dan financially free
- 15 sampai 20, masih bisa jadi entrepreneur sedang-sedang saja
- Di bawah 15: wah, kayaknya anda nggak cocok jadi entrepreneur nih.
Sumber: Kompilasi dari berbagai sumber
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Senin, 04 April 2011
Miliki Giginya Dulu, Barulah Bisa Unjuk Gigi
Seberapa penting arti ‘gigi’ bagi Anda? Secara harfiah, gigi sangat bermakna untuk menjalani hidup kita. Bayangkan seandainya kita tidak punya gigi. Bukan hanya sulit mengunyah makanan, tetapi sudah pasti ‘wajah’ kita pun tidak terlihat indah. ‘Gigi’ juga memiliki makna kiasan. Seseorang yang tidak lagi memiliki pengaruh, misalnya; sering disebut ‘tidak punya gigi’, atau bahkan diidentikkan dengan ‘macan ompong’. Sebaliknya, menunjukkan keunggulan diri sering disebut ‘unjuk gigi’. Maka beruntunglah orang-orang yang memiliki gigi, karena dengan gigi itu dia tidak hanya bisa mengunyah, tetapi bisa menunjukkan siapa dirinya yang sesungguhnya. Pertanyaannya; bagaimana caranya agar kita memiliki gigi?
Anak bungsu saya mendapatkan serangan demam yang tinggi. Sambil mencoba untuk tetap tenang kami memberinya obat penurun panas. Keesokan harinya, secara ajaib dia sembuh seperti sedia kala. Di pagi hari itu, dia berlari kearah saya dan berkata;”Ayah, lihat gigiku tumbuh lagi!” Katanya. Oh, rupanya panas demam yang dialaminya kemarin karena hendak tumbuh gigi. Sebuah gigi seri yang mungil lagi lucu menyembul di gusi depannya. Gigi itu menggantikan gigi susu yang telah tanggal beberapa hari sebelumnya.
Mari perhatikan; gigi yang kita miliki ini, tidak tumbuh begitu saja. Untuk mendapatkannya kita harus melewati fase serangan demam yang tinggi. Maka boleh jadi, untuk mendapatkan ‘gigi’ dalam arti kiasan kita harus melewati masa-masa yang tidak menyenangkan terlebih dahulu. Gigi kiasan kita mewujud dalam beragam manifestasi. Misalnya, jabatan yang tinggi. Atau pendapatan yang besar. Atau keterampilan yang handal. Untuk mendapatkan semuanya itu, kita harus berani memasuki fase demam panas-dinginnya. Oleh sebab itu, maka setiap orang yang ingin dirinya sukses harus bersedia untuk menempuh lekuk likunya perjuangan meraih kesuksesan itu. Mereka yang enggan menjalani kesulitan, tidak akan pernah bisa sampai kepada pencapaian yang bermakna dalam hidupnya. Dia hanya akan menjadi orang yang biasa-biasa saja.
Hal ini juga menjadi isyarat agar kita tetap tangguh dikala berada dalam situasi yang serba sulit, atau cobaan hidup yang datang silih berganti. Karena boleh jadi, saat kesulitan itu berlangsung; didalam diri kita sedang terjadi proses tumbuh kembangnya ‘gigi-gigi’ kehidupan yang akan meningkatkan kualitas pribadi kita. Dengan demikian, maka setelah berhasil melewatinya; kita bisa tampil menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari yang sebelumnya. Artinya, kita sudah pantas untuk ‘unjuk gigi’. Seandainya kita menolak melewati kesulitan dan tantangan itu, maka ‘gigi’ kita tidak bisa tumbuh. Sehingga, kita tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk unjuk gigi seperti mereka yang memiliki keberanian dan ketegaran dalam menjalani ujian hidup. Maka beranilah dalam menghadapi hidup. Karena hidup yang penuh tantangan itu sedang menumbuhkan gigimu.
Seminggu kemudian, anak saya kembali diserang demam lagi. Kali ini panasnya sangat tinggi. Saking tingginya, sampai-sampai dia tidak lagi bisa bergerak. Obat penurun panas hanya mampu meredakan demamnya beberapa menit saja. Biasanya, meskipun dalam keadaan sakit dia masih bisa bermain ini dan itu. Tapi kali ini, dia benar-benar dibuat tidak berdaya. Bahkan untuk sekedar berbicara pun dia sudah tidak lagi bisa. Teringat akan wabah demam berdarah yang sedang melanda di wilayah kami, maka saya sungguh-sungguh mewaspadai gejala-gejalanya. Keesokan harinya, tidak ada tanda-tanda jika panasnya mereda. Dua hari sudah keadannya menjadi semakin berat saja. Di hari ketiga, sama sekali tidak ada perbaikan.
Ketika hasil laboratorium tidak menunjukkan adanya kelainan khusus, maka pasti ada penyebab lain hingga sakitnya sedemikian beratnya. Namun kami tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu sambil terus waspada. Dalam penantian selama 3 hari itu, anak saya terus mengigau dan gelisah. Saat badannya di pegangpun dia merasakan sakit yang tidak tertahankan. Ajaibnya, di hari ke-4, anak saya bisa bangun pagi dengan segar bugar seolah tidak mengalami sakit sebelumnya. Saya benar-benar penasaran. Maka saya mencoba memeriksa gusinya. Tidak ada gigi seri yang tumbuh seperti sebelumnya. Lalu saya memeriksa lebih dalam, ternyata; diujung lorong mulut anak saya ada benjolan besar berwana merah. Di tengah benjolah itu menyembul sebuah titik putih yang keras. Gigi graham. Sekarang saya mengerti apa yang terjadi.
Ternyata sumber penderitaannya selama 4 hari itu adalah proses tumbuh gigi graham. Menyimak kejadian itu, saya tiba-tiba tersadarkan bahwa proses tumbuh gigi graham lebih menyakitkan daripada gigi seri. Semua gigi seri yang kita miliki berfungsi untuk menggigit dan meningkatkan estetika. Sedangkan graham adalah gigi yang yang memiliki kekuatan yang paling besar diantara semuanya. Dia tidak terlihat dari luar, namun perannnya untuk hidup kita teramat sangat besar. Tanpa graham, fungsi mengunyah kita terganggu. Tentu kita akan sakit saat menelan, dan proses pencernaan tidak bisa berjalan secara efektif.
Rupanya melalui anak saya, Tuhan ingin menegaskan bahwa untuk mampu membangun kekuatan terbesar didalam diri saya; maka saya harus bersedia membayar dengan harga yang lebih besar. Untuk bisa menjadi pribadi yang benar-benar tangguh maka saya harus rela menjalani gemblengan, tantangan, cobaan dan ujian yang semakin berat. Oleh sebab itu, mulai saat itu; saya belajar untuk bergembira saat menghadapi situasi yang menyakitkan. Karena saya percaya, dibalik rasa sakit yang saya alami, tersembunyi sebuah jalan untuk meningkatkan kekuatan dan daya diri saya. Dari peristiwa itu, saya belajar untuk menjauhi cengeng dan mendekati sifat tegar. Dengan begitu, saya berharap suatu saat nanti saya bisa memiliki gigi-gigi yang kokoh, sehingga saya akan sampai kepada saat dimana saya; sudah boleh untuk ‘unjuk gigi’.
Mari Berbagi Semangat!
sumber : milis forum EA
penulis : Dadang Kadarusman - Natural Intelligence Contemplator
Follow DK on Twitter @dangkadarusman - www.dadangkadarusma n.com
Catatan Kaki:
Sakit dan perih ini, tidak lebih dari sekedar sebuah tanjakan untuk mendaki dari kualitas diri saat ini, menuju ke tingkatan kualitas pribadi yang lebih tinggi
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Senin, 21 Maret 2011
Monyet
Seorang pemburu junior tampak kesulitan ingin menangkap monyet berekor panjang dalam keadaan hidup.
Walau di hutan yang begitu banyak kelompok monyet berekor panjang, tetap saja si junior kehabisan akal.
Pasalnya, monyet-monyet itu begitu gesit dan cekatan.
Seorang pemburu senior pun akhirnya menghampiri pemburu junior untuk memberikan trik khusus.
“Sebenarnya, menangkap monyet jenis itu dalam keadaan hidup sangat mudah,” ucapnya memecah kebingungan sang junior.
Sang pemburu senior pun mengambil sebuah toples yang mirip sebuah botol. Bedanya, leher toples itu lebih besar sedikit dan lebih panjang dari leher botol.
“Untuk apa toples aneh ini?” ucap sang pemburu junior masih dalam keadaan bingung.
“Kamu tinggal meletakkan sebutir kacang ke dalam toples, dan memendam toples ini dalam tanah,” ucap sang pemburu senior sambil memberikan toples berisi kacang itu kepada si junior.
Setelah toples dipendam, mereka pun mengintip dari kejauhan.
Benar saja, tak lama kemudian seekor monyet tampak mengendap-endap membaui kacang yang ada dalam toples.
Setelah tangannya masuk ke toples, sang monyet menjerit-jerit. Sang monyet sudah masuk perangkap pemburu.
Mendapati itu, sang junior benar-benar keheranan dengan cara kerja perangkap monyet itu.
”Lho, kenapa monyet tidak bisa melepaskan tangannya, padahal sebelumnya ia bisa memasukkan tangannya ke dalam toples?” tanya sang junior.
”Itulah sifat monyet, saudaraku. Tangannya tidak bisa ia keluarkan dari toples, karena sang monyet tidak mau kehilangan sebutir kacang yang ada di genggamannya,” jelas sang pemburu senior.
**
Kalau kita mau bercermin dengan tingkah dan perilaku alam di sekitar kita, begitu banyak pelajaran yang bisa diambil.
Kalau kita mau bercermin dengan tingkah dan perilaku alam di sekitar kita, begitu banyak pelajaran yang bisa diambil.
Boleh jadi, tidak sedikit dari kita yang kehilangan rasionalitas demi ingin tetap menggenggam sesuatu yang sebenarnya kecil. Juga, tidak sedikit dari kita yang sulit menemukan luasnya akal sehat karena terkungkung dalam kerdilnya kebencian dan dendam.
sumber : milis kafemuslimah
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Minggu, 20 Maret 2011
Bersyukur
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di
pekarangan sendiri.
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
Thanx Friend.
sumber : unknow
pekarangan sendiri.
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …
Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
Thanx Friend.
sumber : unknow
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Kamis, 17 Maret 2011
Bersyukur dengan Apa Yang Tidak Disukai
"Aku TAK SELALU MENDAPATKAN apa yang KUSUKAI,
Oleh karena itu AKU SELALU MENYUKAI apapun yang aku DAPATKAN."
...Kata-Kata Diatas merupakan wujud SYUKUR.
Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.
Dengan BERSYUKUR kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan BAHAGIA.
Sebaliknya, perasaan TAK BERSYUKUR akan senantiasa membebani kita.
Kita akan selalu merasa kurang dan TAK BAHAGIA.
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan ....
Seandainya sudah, apalagi yang harus diINGINkan ?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk BELAJAR ...
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ...
Di masa itulah kamu TUMBUH ...
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk BERKEMBANG ...
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...
Karena itu akan membangun KEKUATAN dan KARAKTERmu ...
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...
Itu akan mengajarkan PELAJARAN yang berharga ...
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih ...
Karena itu kamu telah membuat suatu PERBEDAAN ...
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik...
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut...
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif...
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu…
Dan semua itu akan menjadi BERKAH bagimu ...
Oleh : Lutfi S Fauzan
Oleh karena itu AKU SELALU MENYUKAI apapun yang aku DAPATKAN."
...Kata-Kata Diatas merupakan wujud SYUKUR.
Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.
Dengan BERSYUKUR kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan BAHAGIA.
Sebaliknya, perasaan TAK BERSYUKUR akan senantiasa membebani kita.
Kita akan selalu merasa kurang dan TAK BAHAGIA.
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan ....
Seandainya sudah, apalagi yang harus diINGINkan ?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk BELAJAR ...
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ...
Di masa itulah kamu TUMBUH ...
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk BERKEMBANG ...
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...
Karena itu akan membangun KEKUATAN dan KARAKTERmu ...
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...
Itu akan mengajarkan PELAJARAN yang berharga ...
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih ...
Karena itu kamu telah membuat suatu PERBEDAAN ...
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik...
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut...
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif...
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu…
Dan semua itu akan menjadi BERKAH bagimu ...
Oleh : Lutfi S Fauzan
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Mau Memulai Perubahan Sikap ?
MAU MEMULAI PERUBAHAN SIKAP??
Lakukan (secara fisik, Verbal dan Mental) hal-hal berikut ini :
1. Jangan pernah menyalahkan orang lain.
2. Mengertilah : bahwa kita selalu punya pilihan.
3. Jika kamu pikir itu baik..kamu benar. Jika kamu pikir itu tidak baik...kamu juga benar.
4. Investasikan waktu, jangan menghabiskannya. .
5. Pelajari pemikiran dan tulisan2 orang2 yang positif.
6. Hadiri seminar dan ambil pelatihan2.
7. Periksa pemakain bahasa anda .
8. Hindari kata-kata yang konfrontatif dan negatif .
9. Katakanlah alasan anda menyukai sesuatu atau seseorang, bukannya kenapa anda tidak menyukainya.
10. Membantu orang lain tanpa pamrih. harapkan pamrih hanya dari Sang Maha.
11. Pikirkan tentang kata2 menang dan kata2 kalahmu.
12. Pikirkan tentang suasana hati anda dan dinamikanya.
13. Anda kepala dari departemen keluhan? dan pimpinan dari para pengeluh? carilah pekerjaan yang lebih baik.
14. Rayakan keberhasilan serta kekalahan.
15. Kunjungilah rumah sakit khusus anak2, atau ngobrollah dengan orang yang sedang di kursi roda karena tak mampu berjalan. .
15.5 Hitunglah kenikmatan dan berkah yang anda terima setiap hari.
JADI , MAU MEMULAI PERUBAHAN SIKAP??
Lakukan (secara fisik, Verbal dan Mental) hal-hal berikut ini :
1. Jangan pernah menyalahkan orang lain.
2. Mengertilah : bahwa kita selalu punya pilihan.
3. Jika kamu pikir itu baik..kamu benar. Jika kamu pikir itu tidak baik...kamu juga benar.
4. Investasikan waktu, jangan menghabiskannya. .
5. Pelajari pemikiran dan tulisan2 orang2 yang positif.
6. Hadiri seminar dan ambil pelatihan2.
7. Periksa pemakain bahasa anda .
8. Hindari kata-kata yang konfrontatif dan negatif .
9. Katakanlah alasan anda menyukai sesuatu atau seseorang, bukannya kenapa anda tidak menyukainya.
10. Membantu orang lain tanpa pamrih. harapkan pamrih hanya dari Sang Maha.
11. Pikirkan tentang kata2 menang dan kata2 kalahmu.
12. Pikirkan tentang suasana hati anda dan dinamikanya.
13. Anda kepala dari departemen keluhan? dan pimpinan dari para pengeluh? carilah pekerjaan yang lebih baik.
14. Rayakan keberhasilan serta kekalahan.
15. Kunjungilah rumah sakit khusus anak2, atau ngobrollah dengan orang yang sedang di kursi roda karena tak mampu berjalan. .
15.5 Hitunglah kenikmatan dan berkah yang anda terima setiap hari.
JADI , MAU MEMULAI PERUBAHAN SIKAP??
MARI, SAMA2 KITA MAJU
sumber ; unknow
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Rabu, 09 Maret 2011
12 Hal yang Harus Dilakukan Saat Berumur 20 Tahun
Waktu berlalu dengan cepat. Tampaknya baru kemarin kita berusia 12 tahun, sedang bermain sepeda di sekitar rumah. Saat berusia 22 tahun, banyak yang memutuskan untuk menikah dan berhenti sekolah, dan dengan uang pinjaman yang ada, banyak yang berpikir akan menjadi milioner saat berusia 30 tahun. Atau sejelek-jeleknya usia 35 tahun. Namun pada realitanya, segala sesuatu tidak berjalan semulus rencana.
Jika saat ini anda berusia 40 tahun, ada beberapa hal yang sebaiknya anda katakan kepada diri anda yang sedang berusia 22 tahun.
1. Selesaikan pendidikan anda.
Jangan berhenti. Mungkin anda merasa bosan sekarang, namun jangan sampai anda berada pada situasi dimana anda tidak menyukai pekerjaan anda, namun anda tidak dapat berhenti. Menyelesaikan gelar sarjana akan membukakan anda pintu terhadap lebih banyak kesempatan.
2. Uang tidak membusuk, simpanlah.
Mulailah berinvestasi sejak dini. Berapa banyak barang yang anda miliki untuk menunjukan jumlah uang yang anda habiskan semasa sekolah dan kuliah? Jika anda investasikan separuhnya saja, anda akan memiliki banyak pada masa paruh baya anda. Berinvestasilah sejak dini.
3. Jangan beli rumah pertama yang anda lihat.
Belilah yang termurah dengan lingkungan yang paling baik.
4. Bangunlah sebuah kebiasaan untuk hidup sesuai anggaran.
Hal penting yang harus anda ingat adalah: hidup sesuai anggaran atau budget tidak memenjarakan atau membatasi anda, namun untuk memastikan kebebasan anda suatu saat kelak.
5. Belajarlah untuk ber-negosiasi dalam segala hal.
Belajar negosiasi akan menyelamatkan uang anda dalam jumlah besar. Selalu siap untuk belajar dan keluar dari suatu situasi.
6. Pastikan anda dilindungi asuransi kesehatan setiap saat.
7. Waktu berkualitas di kantor memang penting, namun jumlah waktu anda di rumah-lah yang terpenting.
Bos anda tidak akan perduli dengan keluarga anda. Namun keluarga tetap ada setelah anda lama meninggalkan pekerjaan anda. Jadi sebaiknya utamakan keluarga anda.
8. Jangan dengarkan mereka yang mengatakan bahwa ada jalan singkat menuju kekayaan.
Kekayaan tercipta karena anda berhasil menawarkan sesuatu yang menarik dan bernilai kepada mereka yang memintanya. Pelajaran penting disini adalah: carilah tau permintaan yang belum dipenuhi dan pelajari bagaimana cara memenuhinya.
9. Pastikan pasangan anda memiliki nilai yang sama dengan diri anda.
Hal yang satu ini dapat menjadi penentu kebahagiaan anda. Bicarakanlah dengan pasangan anda, nilai yang penting pada kehidupan anda yang harus diajarkan kepada anak-anak, walaupun anda tidak berencana memilikinya.
10. Belajar membangun jaringan.
Belajarlah untuk terus berhubungan dengan teman lama. Belajarlah untuk meminta pertolongan tanpa terlihat sedang melakukannya. Lihatlah bagaimana orang lain membangun jaringan. Ingatlah, yang penting adalah bukan apa yang anda tau, tetapi apa yang dapat anda lakukan dengan apa yang anda tau. Dan yang lebih penting lagi, bukan siapa yang anda kenal, melainkan siapa yang kenal anda. Belajarlah untuk membangun jaringan tanpa mengharapkan imbalan.
11. Never accept a job just because the pay is higher.
Jangan menerima sebuah pekerjaan hanya karena ia memiliki bayaran yang lebih tinggi. Hidup bukan hanya tentang uang.
12. Percaya, namun pastikan.
Anda dapat percaya dengan apa yang diajarkan, anda dengar, dan baca sewaktu kecil. Namun sekarang, anda terus harus melakukan pengecekan terhadap referensi, menanyakan pertanyaan, dan mencari jawaban. Janganlah menjadi seorang sinis, namun pastikan segala sesuatunya. Pelajaran penting: pastikan anda tau anda sedang berurusan dengan siapa dan apa motivasinya.
Pelajari apa yang memotivasi diri anda. Pelajari apa yang memotivasi pasangan anda dan anak anda. Pelajari apa yang memotivasi teman dan teman kerja anda, bos anda, bos dari bos anda. Jangan pernah berhenti belajar, dan bertumbuh
Sumber : unknown
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Jika saat ini anda berusia 40 tahun, ada beberapa hal yang sebaiknya anda katakan kepada diri anda yang sedang berusia 22 tahun.
1. Selesaikan pendidikan anda.
Jangan berhenti. Mungkin anda merasa bosan sekarang, namun jangan sampai anda berada pada situasi dimana anda tidak menyukai pekerjaan anda, namun anda tidak dapat berhenti. Menyelesaikan gelar sarjana akan membukakan anda pintu terhadap lebih banyak kesempatan.
2. Uang tidak membusuk, simpanlah.
Mulailah berinvestasi sejak dini. Berapa banyak barang yang anda miliki untuk menunjukan jumlah uang yang anda habiskan semasa sekolah dan kuliah? Jika anda investasikan separuhnya saja, anda akan memiliki banyak pada masa paruh baya anda. Berinvestasilah sejak dini.
3. Jangan beli rumah pertama yang anda lihat.
Belilah yang termurah dengan lingkungan yang paling baik.
4. Bangunlah sebuah kebiasaan untuk hidup sesuai anggaran.
Hal penting yang harus anda ingat adalah: hidup sesuai anggaran atau budget tidak memenjarakan atau membatasi anda, namun untuk memastikan kebebasan anda suatu saat kelak.
5. Belajarlah untuk ber-negosiasi dalam segala hal.
Belajar negosiasi akan menyelamatkan uang anda dalam jumlah besar. Selalu siap untuk belajar dan keluar dari suatu situasi.
6. Pastikan anda dilindungi asuransi kesehatan setiap saat.
7. Waktu berkualitas di kantor memang penting, namun jumlah waktu anda di rumah-lah yang terpenting.
Bos anda tidak akan perduli dengan keluarga anda. Namun keluarga tetap ada setelah anda lama meninggalkan pekerjaan anda. Jadi sebaiknya utamakan keluarga anda.
8. Jangan dengarkan mereka yang mengatakan bahwa ada jalan singkat menuju kekayaan.
Kekayaan tercipta karena anda berhasil menawarkan sesuatu yang menarik dan bernilai kepada mereka yang memintanya. Pelajaran penting disini adalah: carilah tau permintaan yang belum dipenuhi dan pelajari bagaimana cara memenuhinya.
9. Pastikan pasangan anda memiliki nilai yang sama dengan diri anda.
Hal yang satu ini dapat menjadi penentu kebahagiaan anda. Bicarakanlah dengan pasangan anda, nilai yang penting pada kehidupan anda yang harus diajarkan kepada anak-anak, walaupun anda tidak berencana memilikinya.
10. Belajar membangun jaringan.
Belajarlah untuk terus berhubungan dengan teman lama. Belajarlah untuk meminta pertolongan tanpa terlihat sedang melakukannya. Lihatlah bagaimana orang lain membangun jaringan. Ingatlah, yang penting adalah bukan apa yang anda tau, tetapi apa yang dapat anda lakukan dengan apa yang anda tau. Dan yang lebih penting lagi, bukan siapa yang anda kenal, melainkan siapa yang kenal anda. Belajarlah untuk membangun jaringan tanpa mengharapkan imbalan.
11. Never accept a job just because the pay is higher.
Jangan menerima sebuah pekerjaan hanya karena ia memiliki bayaran yang lebih tinggi. Hidup bukan hanya tentang uang.
12. Percaya, namun pastikan.
Anda dapat percaya dengan apa yang diajarkan, anda dengar, dan baca sewaktu kecil. Namun sekarang, anda terus harus melakukan pengecekan terhadap referensi, menanyakan pertanyaan, dan mencari jawaban. Janganlah menjadi seorang sinis, namun pastikan segala sesuatunya. Pelajaran penting: pastikan anda tau anda sedang berurusan dengan siapa dan apa motivasinya.
Pelajari apa yang memotivasi diri anda. Pelajari apa yang memotivasi pasangan anda dan anak anda. Pelajari apa yang memotivasi teman dan teman kerja anda, bos anda, bos dari bos anda. Jangan pernah berhenti belajar, dan bertumbuh
Sumber : unknown
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Hiu Kecil
Hiu Kecil
Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tersebut masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan.
Jauh lebih nikmat dibandingkan dengan ikan salmon yg sudah diawetkan dengan es.
Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapnya ke suatu kolam buatan agar dalam perjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati dikolam buatan tsb.
Bagaimana cara nya mereka menyiasatinya?
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam . Ajaib!! HIU KECIL tsb memaksa " salmon2 itu terus bergerak karena jangan sampai dimangsa.
Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit !
Diam membuat kita mati ! Bergerak membuat kita hidup !
Barangkali kurang lebih itulah pesan moral yg dapat kita tangkap dari gambaran diatas.
Apa yg membuat kita diam? Saat tidak ada masalah dalam hidup dan saat kita berada dalam zona nyaman.
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena. Begitu terlenanya sehingga kita tidak sadar bahwa kita telah mati.
Ironis , bukan?
Apa yg membuat kita bergerak?
Masalah, pergumulan dan tekanan hidup.
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha bagaimana mengatasi semua pergumulan hidup itu
Disaat saat seperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kepada Tuhan. Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa !!
Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dalam hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup.
Itu sebabnya syukurilah HIU KECIL yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive !
Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak dan hidup.... .
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tersebut masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan.
Jauh lebih nikmat dibandingkan dengan ikan salmon yg sudah diawetkan dengan es.
Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapnya ke suatu kolam buatan agar dalam perjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati dikolam buatan tsb.
Bagaimana cara nya mereka menyiasatinya?
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam . Ajaib!! HIU KECIL tsb memaksa " salmon2 itu terus bergerak karena jangan sampai dimangsa.
Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit !
Diam membuat kita mati ! Bergerak membuat kita hidup !
Barangkali kurang lebih itulah pesan moral yg dapat kita tangkap dari gambaran diatas.
Apa yg membuat kita diam? Saat tidak ada masalah dalam hidup dan saat kita berada dalam zona nyaman.
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena. Begitu terlenanya sehingga kita tidak sadar bahwa kita telah mati.
Ironis , bukan?
Apa yg membuat kita bergerak?
Masalah, pergumulan dan tekanan hidup.
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha bagaimana mengatasi semua pergumulan hidup itu
Disaat saat seperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kepada Tuhan. Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa !!
Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dalam hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup.
Itu sebabnya syukurilah HIU KECIL yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive !
Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak dan hidup.... .
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Rabu, 15 Desember 2010
Motivasi, Dicari atau Dihadirkan ?
Dalam hidup ada susah dan senang, sukses dan gagal, menang dan kalah, kaya dan miskin. Tak sedikit orang mengatakan dia sukses karena hasil kerja kerasnya sendiri, dan tak sedikit pula yang mengatakan salah orang lain ketika mereka mengalami kegagalan.
Kalau kita ingin menyalahkan orang lain yang paling bertanggung jawab atas kegagalan kita dalam hidup, maka kita bisa mulai dengan menyalahkan diri sendiri? Kenapa demikian? Karena diri kita sendirilah yang mengambil keputusan untuk gagal. Bukan karena waktu yang sempit, bukan atasan yang galak. Bukan anak buah yang susah diatur. Bukan istri yang tidak sejalan. Bukan suami yang tidak pengertian. Bukan teman di kantor yang tidak sejalan dengan pemikiran kita. Melainkan karena diri kita sendirilah yang memutuskan, mengambil keputusan dengan penuh kesadaran, untuk gagal.
Seorang pesenam dari Jepang meraih medali emas impiannya setelah menari dengan indah di Olympiade. Padahal hari sebelumnya, tumitnya retak dan dokter mengatakan di akan cacat seumur hidupnya. Rasa sakit dikalahkan oleh kemauan yang kuat untuk mempersembahkan medali emas bagi negaranya.
Seorang veteran perang dunia pertama menawarkan resep masakan keluarganya kepada lebih dari seribu orang yang dinilainya dapat memberinya modal usaha mengembangkan restoran. Seribu orang itu menolaknya. Tapi ia tidak menyerah. Bayangkan bila saat itu Kolonel Sanders memutuskan berhenti pada penolakan yang ke 999, hari ini kita tidak akan mengenal Kentucky Fried Chicken.
Thomas Alfa Edison berkata pada seorang wartawan, ketika percobaan lampunya yang ke-sekian ratus gagal… “Saya tidak gagal! Bahkan saya baru saja berhasil menemukan cara ke 879 untuk tidak membuat lampu!” Semangatnya Pantang menyerah.
Sepasang mahasiswa drop-out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates merupakan orang terkaya di dunia software, padahal hanya berijazahkan high school (SMA).
Sukses bukan nasib. Sukses adalah sesuatu yang hanya dapat dicapai dengan harta, keringat, air mata dan kadang juga darah. Pada prinsipnya, tidak ada orang yang gagal. Yang ada hanya orang yang “memutuskan untuk berhenti” sebelum mencapai sukses.
Jadi ... pilih mana ? mau sukses atau gagal ? 100 kali gagal = 101 bangkit = sukses.
*dari berbagai sumber
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Minggu, 12 Desember 2010
Perjuangan Hidup
Dikisahkan, ada seekor anjing yang masih muda dan terkenal dengan keangkuhannya. Dia merasa dirinya gagah, berani, gesit, dan cepat dalam berlari serta pandai dalam memburu mangsa sasarannya.
Suatu siang yang terik, si anjing yang terbangun dari tidur nyenaknya memutuskan hari ini dia ingin berburu dan menyantap binatang kesukaannya yakni seekor kelinci putih yang masih muda. Hem...air liurnya segera menetes membayangkan nikmatnya daging hasil buruannya. Saat berlari-lari kecil untuk memulai hari perburuannya, tidak lama kemudian, dia melihat seekor tikus berlari melintas di depannya. Dengan iseng, dikejarnya si tikus, ditangkap dengan kuku kakinya yang tajam, tikus yang ketakutan dipermainkan dengan gembira dan setelah puas bermain, si tikus pun dilepas diiringi suara raungan si anjing untuk menakut-nakutinya.
Setelah melihat tikus yang lari ketakutan, ekor si anjing kembali melambai santai. Dia melanjutkan perjalannya sambil mewaspadai setiap gerakan di sekelilingnya, tekadnya kuat untuk mencari kelinci walaupun perutnya terasa makin melilit karena kelaparan. Setelah cukup lama waktu berlalu, akhirnya dia berhasil menemukan si kelinci dan segera terjadilah kejar kejaran yang seru di antara mereka.
Kelinci yang ketakutan mengerahkan segenap tenaga dan kekuatannya berusaha menyelamatkan diri. Tanpa mempedulikan lagi segala rasa sakit akibat luka-luka di sekujur tubuhnya akibat dari menerjang dan menerobos setiap semak berduri yang dilaluinya. Hingga tiba-tiba dilihatnya sebuah lubang di tepi tebing segera dilemparkan tubuhnya masuk ke lubang gelap itu. Si anjing yang kehilangan jejak sibuk menggonggong dan mengais di sekitar lubang tetapi tubuh dan kakinya tidak cukup panjang untuk meraih kelinci di dalam lubang.
Di saat yang bersamaan, anjing melihat seekor ayam di sekitar situ. Dengan segera ditangkap dan dijadikanlah mangsa. Anjing yang kelaparan tidak lagi memperdulikan apa yang menjadi makanannya. Seekor anjing tua yang menyaksikan semua ulah si anjing muda menertawakannya. "Hahaha.... Anak muda jika semua penghuni hutan tahu, apakah Kamu tidak malu? Kesombongan dan kehebatan larimu ternyata dikalahkan oleh kelinci. Taukah Kau, kenapa seekor kelinci bisa mengalahkanmu?" Sambil tertunduk malu si anjing muda menggelengkan kepala, "Karena kelinci berlari demi mempertahankan hidupnya. Sedangkan Kamu berlari untuk sekedar mengejar kesenangan dan memenuhi rasa laparmu. Kalian sama-sama berlari tetapi mempunyai motivasi yang sangat berbeda. Maka tidak heran si kelinci berhasil lolos dari kejaranmu karena kelinci berjuang untuk hidupnya."
Pembaca yang budiman,
Seperti saat kelinci di hadapan pada kondisi terpepet dikejar oleh anjing dengan segenap tenaga si kelinci berjuang penuh totalitas sehingga bisa lolos dari kematian. Demikian pula perjuangan manusia di kehidupan ini, sering kita dihadapkan pada kondisi terjepit, stagnan, mundur. Kalau mental kita tidak kuat maka cenderung berhenti berusaha akhirnya yang ada tinggal depresi dan keputusaasaan yang berkepanjangan.
Dalam menghadapi krisis apa pun sedapat mungkin kita harus tanggap, responsif, proaktif, dan berani menghadapi kenyataan itu. Dengan determinasi yang tinggi dan keberanian, kita akan mampu keluar dari krisis dan sekaligus tampil sebagai pemenang.
sumber : andriwongso
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Suatu siang yang terik, si anjing yang terbangun dari tidur nyenaknya memutuskan hari ini dia ingin berburu dan menyantap binatang kesukaannya yakni seekor kelinci putih yang masih muda. Hem...air liurnya segera menetes membayangkan nikmatnya daging hasil buruannya. Saat berlari-lari kecil untuk memulai hari perburuannya, tidak lama kemudian, dia melihat seekor tikus berlari melintas di depannya. Dengan iseng, dikejarnya si tikus, ditangkap dengan kuku kakinya yang tajam, tikus yang ketakutan dipermainkan dengan gembira dan setelah puas bermain, si tikus pun dilepas diiringi suara raungan si anjing untuk menakut-nakutinya.
Setelah melihat tikus yang lari ketakutan, ekor si anjing kembali melambai santai. Dia melanjutkan perjalannya sambil mewaspadai setiap gerakan di sekelilingnya, tekadnya kuat untuk mencari kelinci walaupun perutnya terasa makin melilit karena kelaparan. Setelah cukup lama waktu berlalu, akhirnya dia berhasil menemukan si kelinci dan segera terjadilah kejar kejaran yang seru di antara mereka.
Kelinci yang ketakutan mengerahkan segenap tenaga dan kekuatannya berusaha menyelamatkan diri. Tanpa mempedulikan lagi segala rasa sakit akibat luka-luka di sekujur tubuhnya akibat dari menerjang dan menerobos setiap semak berduri yang dilaluinya. Hingga tiba-tiba dilihatnya sebuah lubang di tepi tebing segera dilemparkan tubuhnya masuk ke lubang gelap itu. Si anjing yang kehilangan jejak sibuk menggonggong dan mengais di sekitar lubang tetapi tubuh dan kakinya tidak cukup panjang untuk meraih kelinci di dalam lubang.
Di saat yang bersamaan, anjing melihat seekor ayam di sekitar situ. Dengan segera ditangkap dan dijadikanlah mangsa. Anjing yang kelaparan tidak lagi memperdulikan apa yang menjadi makanannya. Seekor anjing tua yang menyaksikan semua ulah si anjing muda menertawakannya. "Hahaha.... Anak muda jika semua penghuni hutan tahu, apakah Kamu tidak malu? Kesombongan dan kehebatan larimu ternyata dikalahkan oleh kelinci. Taukah Kau, kenapa seekor kelinci bisa mengalahkanmu?" Sambil tertunduk malu si anjing muda menggelengkan kepala, "Karena kelinci berlari demi mempertahankan hidupnya. Sedangkan Kamu berlari untuk sekedar mengejar kesenangan dan memenuhi rasa laparmu. Kalian sama-sama berlari tetapi mempunyai motivasi yang sangat berbeda. Maka tidak heran si kelinci berhasil lolos dari kejaranmu karena kelinci berjuang untuk hidupnya."
Pembaca yang budiman,
Seperti saat kelinci di hadapan pada kondisi terpepet dikejar oleh anjing dengan segenap tenaga si kelinci berjuang penuh totalitas sehingga bisa lolos dari kematian. Demikian pula perjuangan manusia di kehidupan ini, sering kita dihadapkan pada kondisi terjepit, stagnan, mundur. Kalau mental kita tidak kuat maka cenderung berhenti berusaha akhirnya yang ada tinggal depresi dan keputusaasaan yang berkepanjangan.
Dalam menghadapi krisis apa pun sedapat mungkin kita harus tanggap, responsif, proaktif, dan berani menghadapi kenyataan itu. Dengan determinasi yang tinggi dan keberanian, kita akan mampu keluar dari krisis dan sekaligus tampil sebagai pemenang.
sumber : andriwongso
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Selasa, 04 Mei 2010
Lima Kesalahan dalam Meminta
Manusia sangat memerlukan sandaran yang dapat memberkan kekuatan kepada dirinya pada saat dia lemah, ketika segala kekuatan di luar dirinya tidak mampu lagi menopang dan menunjang dirinya, di waktu semua jalan keluar serasa tertutup baginya.
Pada saat seperti itu tiada jalan lain bagi manusia untuk dapat menentramkan diri, menenangkan hati, dan menjernihkan pikirannya, selain hanya mengadukan nasb dan keadaan kepada-Nya, yang Mahamutlak mengatur dan menentukan jalan hidupnya. Dan jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya yaitu dengan meminta, memohon, dan berdoa. Meminta dan berdoa itu berfungsi sebagai sarana pengaduan manusia yang tengah tercekam oleh kemelut, kesusahan, dan penderitaan. Meminta tidak semata-mata dmaksudkan untuk memohon pertolongan kepada Allah agar Dia melepaskan kita dari kesulitan dan penderitaan. Tetapi meminta juga sebagai sarana memohon kepada Allah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan diri kita, sehingga dapat melakukan segala tugas yang kita emban dengan baik dan berhasil.
Untuk mencapai maksud ini, kita tidak dapat bersandar pada diri sendiri atau pertolongan sesama manusia, sebab rintangan yang kita hadapi ternyata jauh lebih besar dari kekuatan yang kita miliki dan kekuatan manusia secara keseluruhan. Sayangnya permintaan dan doa kita kepada Allah serngkali tidak berfungsi sebagaimana mestinya, padahal kita merasa telah melakukannya di banyak waktu dan kesempatan. Mungkin penyebabnya, krena kita telah melakukan banyak kesalahan di saat meminta. Dan kesalahan-kesalahan itu luput kita kenali sehingga haslnya jauh dari harapan. Mari kita mengenali sebagian kesalahan-kesalahan itu, lima diantaranya sebagai berikut :
1. Tidak sabar menunggu jawaban
2. Setengah hati dan tidak bersungguh-sungguh
3. Cepat Bosan dan merasa cukup dengan yang telah dilakukan
4. Pesimis dan berburuk sangka
5. Meminta ketika sedang perlu saja
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Pada saat seperti itu tiada jalan lain bagi manusia untuk dapat menentramkan diri, menenangkan hati, dan menjernihkan pikirannya, selain hanya mengadukan nasb dan keadaan kepada-Nya, yang Mahamutlak mengatur dan menentukan jalan hidupnya. Dan jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya yaitu dengan meminta, memohon, dan berdoa. Meminta dan berdoa itu berfungsi sebagai sarana pengaduan manusia yang tengah tercekam oleh kemelut, kesusahan, dan penderitaan. Meminta tidak semata-mata dmaksudkan untuk memohon pertolongan kepada Allah agar Dia melepaskan kita dari kesulitan dan penderitaan. Tetapi meminta juga sebagai sarana memohon kepada Allah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan diri kita, sehingga dapat melakukan segala tugas yang kita emban dengan baik dan berhasil.
Untuk mencapai maksud ini, kita tidak dapat bersandar pada diri sendiri atau pertolongan sesama manusia, sebab rintangan yang kita hadapi ternyata jauh lebih besar dari kekuatan yang kita miliki dan kekuatan manusia secara keseluruhan. Sayangnya permintaan dan doa kita kepada Allah serngkali tidak berfungsi sebagaimana mestinya, padahal kita merasa telah melakukannya di banyak waktu dan kesempatan. Mungkin penyebabnya, krena kita telah melakukan banyak kesalahan di saat meminta. Dan kesalahan-kesalahan itu luput kita kenali sehingga haslnya jauh dari harapan. Mari kita mengenali sebagian kesalahan-kesalahan itu, lima diantaranya sebagai berikut :
1. Tidak sabar menunggu jawaban
2. Setengah hati dan tidak bersungguh-sungguh
3. Cepat Bosan dan merasa cukup dengan yang telah dilakukan
4. Pesimis dan berburuk sangka
5. Meminta ketika sedang perlu saja
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Menata Kembali Cara Kita Meminta Kepada Allah

"Cepatnya doa dikabulkan menuntut keihklasan dan pujian yang berlang kali, serta terus menerus meminta kepada Allah swt." (Ubaidillah Al Jazari)
Meminta kepada ALlah adalah kebutuhan kita, begitupun perhatian Allah kepada pentingnya meminta, jauh lebih besar ketimbang perhatian manusia sendiri akan perlunya meminta kepada-Nya. Padahal yang perlu itu kita sebagai manusia, tapi terkadang kita sering merasa mampu dan tidak ada yg perlu di minta. Hemmm itulah sombongnya manusia. Padahal yang miskin itu manusia, sedang Allah Mahakaya. Di dalam hadist kudsi di jelaskan bahwa " Tidaklah seorang hamba meminta kepada Allah permintaan yang di dalamnya tidak ada dosa, tidak juga pemutusan silaturahmi, kecuali Allah akan memberinya salah satu dari tiga hal. Akan dikabulkan permintaan itu di dunia, atau akan disimpankan untuknya di akhirat, atau dia dijauhkan dari kejahatan senilai degan apa yang dia minta." Para sahabat berkata : "Kalau begitu kita banyak-banyak meminta ya Rasulullah," Rasulullah menjawab : "Allah (memiliki) lebih banyak"
Sebenarnya apa sih yang kita minta ??? Pada dasarnya ada 3 hal yang harus kita minta kepada-Nya, yaitu :
pertama : terkait kesudahan dan akhir hidup kita
kedua : terkait perjalanan hidup kita menuju kesudahan
ketiga, terkait sarana yang kita perlukan selama perjalanan hidup kita menuju kesudahan itu.
Ketiga kategori di atas harus kita minta smuanya. Jangan sampai hanya meminta salah satu dan meninggalkan yang lainnya. Ada orang yang meminta kesudahan yang baik, tetapi sepanjang perjalananya tidak menjalani hidup dengan baik, yang bisa mengantarkannya kepada kebaikan. Ini seperti orang yang memimpikan akan pergi ke suatu tempat yang menyenangkan, tetapi setia kali keinginannya datang, ia tidak pernah mengayunkan kakinya , tidak pernah beranjak dari rumahnya, ia hanya menikmati harapan itu sebagai mimpi saja.
Ia tidak mau meminta bagaimana bisa melakukan perbuatan baik yang bisa mengantarkannya ke tujuan itu. Ibarat pepatah, tidak ada yang tidak mau ke syurga, tapi dari semua yang mau itu, tidak semua berjalan menuju ke sana.
Ada orang yang hanya meminta agar perjalanan hidupnya sukses, tetapi ia tidak meminta kesudahan yang baik, akhirat yang baik., tidak meminta hidayah. Ini seperti firman Allah "Maka diantara kalian manusia ada orang yang mendo'a : Ya tuhan kami, berlah kami kebaikan di dunia, dan tiadalah baginya bahagian (yg menyenangkan di akhirat). Orang-orang seperti ini biasanya cukup puas menjalani hidup apa adanya. Yang penting hidup.
Ada orang yang hanya meminta sarana-sarana hidup. Ia minta di ber rizki yang banyak. Dberi kesenangan duni. Tetapi tidak bisa menggunakannya dengan baik. Akhirnya sarana yang melimpah itu tidak mengantarkannya kepada kesudahan yang baik dan di ridhai Allah.
Salah satu doa yang mengumpulkan semua itu seperti dalam firman Allah : " dan di antara mereka ada orang yang berdoa : Ya Tuhan Kami, berlah kami kebaikan d dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka."
Allah menyuruh kita meminta kepada-Nya.Ia pasti memberi. Kita hanya perlu memahami apa yang seharusnya kita pinta, lalu mengajukannya kepada Allah dengan cara yang benar.
so ... sudhkah kita meminta ??
sumber : tarbawipress
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Kamis, 22 April 2010
Sebuah catatan ttg Konsep Diri
Hidup adalah pilihan, sukses adalah perjalanan, kesulitan dan kemudahan adalah satu kesatuan. Susah senang adalah bumbu kehidupan. Kegagalan adalah tangga untuk menuju keberhasilan. Tangis dan tawa adalah proses kehidupan.
Subhanallah Allah yang menciptakan semuanya dengan penuh kesempurnaan. Terkadang kita yang serng terlalaikan dengan semua kmudahan yang ada, yang serng menyebabkan kita kurang bersyukur. atau bahkan ketika kesulitan menghadang, malah menyalahkan keadaan bahkan tak sedikit menyalahkan tuhan, astagfirullah.
Hidup memang penuh dengan misteri, tak ada satu orang pun yang bisa menebak kejadian esok hari, walopun qt hanya bisa merencanakan. Sebenrnya bingung mau nulis apa, but dikepala banyak banget yg ingin du tuangkan dsini. Pengalaman akhir-akhir ini membuat i banyak berfikir dan berpikir, benarkah langkah ini ?? luruskan tujuan yg akan di ambil ini ??
Alhamdulillah saat ini unit ika ada agen2 baru, mereka penuh dengan semanagt baru. Tapi satu hal yang membuat i kaget adalah ternyata mereka masih lemah di konsep diri. Ketika ditanyakan ttg tujuan hidup, tujuan jangka pendek rata-rata jawabannya mengambang. Masya Allah ada apa dengan pemuda indonesia masa kini ???
Padahal konsep diri adalah penentu langkah setiap orang, mau dibawa arah hidupnya ? mau seperti apa hidup kedepannya ? mau jadi apa sih hidupnya ?? no no no ... oh my god, inimah harus di jelasin ttg konsep diri dl sebelum mereka bergerak terlalu jauh.
Kenapa konsep diri ? karena jika kita belum mengenal siapa diri kita maka kita tidak akan mengenal siapa tuhan kita. Jika kita tidak tau siapa tuhan kita, trs mau ngapain hidup ?? Hidup di dunia bagi seorang muslim adalah tempat mempersiapkan untuk menuju kehidupan yang lebih kekal yaitu di akhirat. Jika seorang muslim sudah memiliki visi yang jelas tentang konsep diri maka langkah dalam kesehariannya pun akan tertata dengan rapi, dengan jelas karenaa da goal yang jelas. Apapaun yang dia lakukan akan berpagar pada apa yang telah dia tujukan.
Ketika tujuan kita adalah ridho-Nya, tentu saja apapun yang kitta lakukan di dunia adalah kegiatan2 yang akan menuju ridho-Nya, sehingga ketika berbenturan dengan hal itu maka kita akan menghindarinya.
Begitu pun dalam menjalankan bisnis atau usaha atau kerja. Kita harus punya target yang jelas, waktu yang terencana yang baik. Sehingga kita bisa mengevaluasi apa-apa yang sudah kita lakukan, tidak hanya sekedar melakukan. Ternyata masih banyak yang melakukan sholat itu ya sekedar kewajiban, atau bahkan tanpa tahu hukumnya, hanya sekedar karena orang tua islam, masya Allah, mau di bawa kemana ummat ini ???
Pembahasan konsep diri memang perlu pembahasan tersendiri, insya allah akan i posting di tulisan berkutnya. Yang jelas mulai saat ini i harus terus mengingatkan tim di bawah i ttg tujuan hidup mereka & arahan hidup mereka. Mau dibawa kemana sih hidupnya ??? Mau ngapain si di bisnis ini ?? jika tidak memiliki tujuan yang pasti, apapun yang akan dilakukan, bisnis apapun yang akan dijalani pasti ga akan ketmu ujungnya. Yang ada hanyalah berganti berganti dan berganti profesi tanpa satu tujuan pasti.
semoga qt semua sudah memiliki konsep diri yang benar baik menurut logika maupun syar'i, karena kita akan mengenal siapa tuhan kita jika kita sudah mengenal siapa diri kita sebenarnya. So ... sudah kenalkah dengan diri kita sendiri ???
wallahu a'lam
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Subhanallah Allah yang menciptakan semuanya dengan penuh kesempurnaan. Terkadang kita yang serng terlalaikan dengan semua kmudahan yang ada, yang serng menyebabkan kita kurang bersyukur. atau bahkan ketika kesulitan menghadang, malah menyalahkan keadaan bahkan tak sedikit menyalahkan tuhan, astagfirullah.
Hidup memang penuh dengan misteri, tak ada satu orang pun yang bisa menebak kejadian esok hari, walopun qt hanya bisa merencanakan. Sebenrnya bingung mau nulis apa, but dikepala banyak banget yg ingin du tuangkan dsini. Pengalaman akhir-akhir ini membuat i banyak berfikir dan berpikir, benarkah langkah ini ?? luruskan tujuan yg akan di ambil ini ??
Alhamdulillah saat ini unit ika ada agen2 baru, mereka penuh dengan semanagt baru. Tapi satu hal yang membuat i kaget adalah ternyata mereka masih lemah di konsep diri. Ketika ditanyakan ttg tujuan hidup, tujuan jangka pendek rata-rata jawabannya mengambang. Masya Allah ada apa dengan pemuda indonesia masa kini ???
Padahal konsep diri adalah penentu langkah setiap orang, mau dibawa arah hidupnya ? mau seperti apa hidup kedepannya ? mau jadi apa sih hidupnya ?? no no no ... oh my god, inimah harus di jelasin ttg konsep diri dl sebelum mereka bergerak terlalu jauh.
Kenapa konsep diri ? karena jika kita belum mengenal siapa diri kita maka kita tidak akan mengenal siapa tuhan kita. Jika kita tidak tau siapa tuhan kita, trs mau ngapain hidup ?? Hidup di dunia bagi seorang muslim adalah tempat mempersiapkan untuk menuju kehidupan yang lebih kekal yaitu di akhirat. Jika seorang muslim sudah memiliki visi yang jelas tentang konsep diri maka langkah dalam kesehariannya pun akan tertata dengan rapi, dengan jelas karenaa da goal yang jelas. Apapaun yang dia lakukan akan berpagar pada apa yang telah dia tujukan.
Ketika tujuan kita adalah ridho-Nya, tentu saja apapun yang kitta lakukan di dunia adalah kegiatan2 yang akan menuju ridho-Nya, sehingga ketika berbenturan dengan hal itu maka kita akan menghindarinya.
Begitu pun dalam menjalankan bisnis atau usaha atau kerja. Kita harus punya target yang jelas, waktu yang terencana yang baik. Sehingga kita bisa mengevaluasi apa-apa yang sudah kita lakukan, tidak hanya sekedar melakukan. Ternyata masih banyak yang melakukan sholat itu ya sekedar kewajiban, atau bahkan tanpa tahu hukumnya, hanya sekedar karena orang tua islam, masya Allah, mau di bawa kemana ummat ini ???
Pembahasan konsep diri memang perlu pembahasan tersendiri, insya allah akan i posting di tulisan berkutnya. Yang jelas mulai saat ini i harus terus mengingatkan tim di bawah i ttg tujuan hidup mereka & arahan hidup mereka. Mau dibawa kemana sih hidupnya ??? Mau ngapain si di bisnis ini ?? jika tidak memiliki tujuan yang pasti, apapun yang akan dilakukan, bisnis apapun yang akan dijalani pasti ga akan ketmu ujungnya. Yang ada hanyalah berganti berganti dan berganti profesi tanpa satu tujuan pasti.
semoga qt semua sudah memiliki konsep diri yang benar baik menurut logika maupun syar'i, karena kita akan mengenal siapa tuhan kita jika kita sudah mengenal siapa diri kita sebenarnya. So ... sudah kenalkah dengan diri kita sendiri ???
wallahu a'lam
Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
Langganan:
Postingan (Atom)
Anda Butuh Surat2 Berikut? :
Super Mega bonus : Ebook Dasar Bisnis Developer Properti
01 Puluhan Contoh desain Rumah tampak depan
02 Contoh Surat Perjanjian dgn Pemilik Tanah
03 Contoh Surat Perjanjian dgn Investor / pemodal
04 Contoh Surat Perjanjian Kerjasama
05 Contoh Proposal Investor / Pemodal
06 Contoh Kelengkapan Untuk KPR INDEN
07 Contoh Surat Angsuran BTN
08 Contoh Surat Kontrak Kerja Staf Penjualan
09 Contoh Surat Perjanjian Pemborongan / kontraktor
10 Contoh Surat Kuasa Jual
11 Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang
12 Surat Perjanjian Kavling
13 Surat Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB)
Super Mega bonus : Ebook Dasar Bisnis Developer Properti
01 Puluhan Contoh desain Rumah tampak depan
02 Contoh Surat Perjanjian dgn Pemilik Tanah
03 Contoh Surat Perjanjian dgn Investor / pemodal
04 Contoh Surat Perjanjian Kerjasama
05 Contoh Proposal Investor / Pemodal
06 Contoh Kelengkapan Untuk KPR INDEN
07 Contoh Surat Angsuran BTN
08 Contoh Surat Kontrak Kerja Staf Penjualan
09 Contoh Surat Perjanjian Pemborongan / kontraktor
10 Contoh Surat Kuasa Jual
11 Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang
12 Surat Perjanjian Kavling
13 Surat Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB)
BONUS KUNJUNGAN ANDA, DAPATKAN SOFTWARE QUICK COUNT DAN ARTIKEL JURUS2 BISNIS PROPERTI TERKINI SECARA GRATIS DISINI !!
| First Name: |
| E-Mail Address: |













